Simposium Peradaban NU Digelar di Sumenep, Ini Kata Bupati Fauzi

Beritautama.co - Maret 6, 2022
Simposium Peradaban NU Digelar di Sumenep, Ini Kata Bupati Fauzi
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Simposium Peradaban NU di Keraton Sumenep, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Sabtu (05/03/2022) - (foto: ist)
|

SUMENEP – Beritautama.co – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Simposium Peradaban NU di Keraton Sumenep, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Sabtu (05/03/2022).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PBNU Gus Yahya Cholil Tsaquf, Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf, jajaran ulama NU di Madura, Forkopimda Sumenep, serta tiga narasumber yang akan menyampaikan materi dalam acara tersebut.

Di antaranya, yakni K.H. R. Azaim Ibrahimy  (Pengasuh Pondok Pesantren Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo-Situbondo), Prof. Dr. M. Mas’ud Said (Ketua ISNU Jawa Timur), dan K.H. D Zawawi Imron (Budayawan Nasional asal Sumenep).

Ketua Panitia Pelaksana Prof. Dr. K.H. Abdul A’la Basyir menyampaikan, Madura dipilih sebagai lokasi simposium dimaksudkan sebagai titik berangkat misi membangun peradaban. Hal ini diambil dari inspirasi lahirnya NU melalui silsilah tongkat Syaikhona Kholil Bangkalan yang dititipkan kepada K.H. Hasyim Asy’ari.

“Madura ini juga kuat dalam sejarah masa lalu, termasuk kekayaan budaya dan nilai-nilai peradaban yang ada di dalamnya,” ujarnya.

Dirinya menilai, dengan ditempatkannya acara Simposium Peradaban di Sumenep, semoga bisa diwariskan spirit dari perjuangan Kerajaan Mataram Islam di masa lalu.

“Sumenep dahulunya sebagai Ibu Kota Kerajaan Mataram Islam, dengan itu diharapkan bisa memberikan spirit dan berkah tersendiri untuk kesuksesan misi pembangunan peradaban,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Ahmad Fauzi menyambut baik acara simposium yang digelar oleh PWNU Jawa Timur. Orang nomor satu di Sumenep itu menyampaikan ucapan terima kasih lantaran PWNU telah percaya untuk mengadakan simposium di kabupaten ujung timur Pulau Madura tersebut.

Bupati Fauzi memaparkan jika di kabupaten yang dirinya pimpin itu sudah sejak lama mengenal keharmonisan di tengah banyaknya budaya yang dimiliki masyarakat Kabupaten Sumenep. Bahkan, sikap toleransi pun masyarakat Sumenep juga menjaganya dengan baik.

Apalagi, kata Bupati Fauzi, Kabupaten Sumenep juga terdapat masjid, gereja, dan kelenteng yang jaraknya berdekatan seperti di Desa Pabian, Kecamatan Kota.

“Syukur Alhamdulillah, tidak pernah terjadi konflik sosial yang melatarbelakangi suku, agama, ras, dan antargolongan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Ketua DPC PDIP Sumenep itu juga menjelaskan, meskipun Sumenep terdiri dari kepulauan dan daratan, di dalamnya juga terdapat berbagai macam suku dan bahasa.

“Tidak hanya suku Madura saja, ada Mandar, Bajo, Bugis, Arab, dan Tionghoa. Masyarakat di kepulauan bahkan ada yang pakai bahasa Bajo,” tandasnya.

Bupati Fauzi mengaku hal ini sudah sejak ratusan tahun terbangun di tengah keberagaman suku, etnis, bahasa, dan agama di Kabupaten Sumenep. (san/zar)

Tinggalkan Komentar

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Peringati Harkitnas, Satlantas Polres Gresik Gelar Police Go to School

Peringati Harkitnas, Satlantas Polres Gresik Gelar Police Go to School

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
PG Inspiration Day Ajarkan Anak-Anak Tak Takut Bermimpi dan Mengapainya

PG Inspiration Day Ajarkan Anak-Anak Tak Takut Bermimpi dan Mengapainya

Berita   Ekonomi   Pendidikan   Sorotan
Bupati Gus Yani Bekali 60 Peserta Tim Bunda Puspa

Bupati Gus Yani Bekali 60 Peserta Tim Bunda Puspa

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Solusi Urai Kemacetan di Depan Pabrik Mie Sedap, DPRD Gresik Beri 5 Rekomendasi

Solusi Urai Kemacetan di Depan Pabrik Mie Sedap, DPRD Gresik Beri 5 Rekomendasi

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Sepi Peminat, Lowongan Calon Anggota PKD Pilkada 2024 di Gresik

Sepi Peminat, Lowongan Calon Anggota PKD Pilkada 2024 di Gresik

Berita   Daerah   Sorotan
Komisi II DPRD Gresik Rekomendasikan Tutup Pabrik Pupuk Tak Berizin

Komisi II DPRD Gresik Rekomendasikan Tutup Pabrik Pupuk Tak Berizin

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
KPU Gresik Minta PPK Bekerja Profesional di Pilkada 2024

KPU Gresik Minta PPK Bekerja Profesional di Pilkada 2024

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
hari-santri-2023 hamdi-nu