GRESIK,Berita Utama – Empat calon legislatif (Caleg) terpilih DPRD Gresik periode 2024-2029 yang diusulkan ke DPP PKB untuk dipilih sebagai calon ketua DPRD Gresik, telah dipanggil untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (UKK) di Jakarta, akhir pekan kemarin. Mereka yang menjalani UKK yakni Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosyadi, Bendahara DPC PKB Gresik Muhammad, Bendahara DKC Garda Bangsa Gresik M. Rizaldi Saputra, dan Ketua DPAC PKB Menganti Abdullah Hamdi.
Dalam pileg 2024, PKB sebagai parpol pemenang untuk DPRD Gresik dengan perolehan 14 kursi. Maka, PKB Gresik memiliki hak menentukan Ketua DPRD.
“Sesuai juknis, pengurus DPC hanya memiliki wewenang mengusulkan. DPP PKB yang akan menguji dan menentukan,” terang Ketua DPC PKB Gresik Much. Abdul Qodir kepada awak media, Minggu (21/07/2024)
Politisi yang juga caleg terpilih untuk DPRD Jatim tersebut menjelaskan terdapat beberapa tes yang harus dilewati para kandidatalon dalam UKK calon ketua DPRD Gresik. Mulai dari wawasan kebangsaan, manajemen anggaran, termasuk menyampaikan visi dan misi. Tidak terkecuali pertimbangan politis dalam menggerakkan massa dan menggalang dukungan menghadapi Pilkada 2024.
“Mekanisme sama bagi daerah dan wilayah lainnya,” imbuh dia.
Setelah tahapan UKK selesai, pihaknya tinggal menunggu hasil dan keputusan. Untuk selanjutnya mengumumkan sosok Ketua DPRD Gresik periode 2024-2029.
“Pengumuman sebelum masa periodesasi anggota legislatif 2019-2024 berakhir,”tegas dia.
Sejatinya, rapat pleno DPC PKB Gresik pada 31 Maret 2024 lalu, mengusulkan 5 nama. Salah satunya yakni M. Syahrul Munir dalam bursa ketua dewan karena caleg terpilih DPRD Gresik. Namun, politisi asal Kecamatan Manyar tersebut memilih running di Pilkada Gresik 2024 dan telah mendapatkan surat tugas dari DPP PKB sebagai calon bupati (Cabup) yang diusung oleh PKB.
“Yang jelas seluruh kader PKB sudah siap dan teruji dalam mengemban tugas,”pungkas dia. pii
Komentar telah ditutup.