GRESIK – Beritautama.co – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Gresik menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Gedung Diklat Petrokimia Gresik, Sabtu (24/09/2022). Ke depan, KNPI akan mengambil peran sebagai katalisator perubahan di daerah.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua DPD KNPI Gresik Muhammad Dahlan. Dia menyampaikan bahwa tujuan dari Rakerda I sebagai langkah konkret untuk melakukan perubahan khususnya di Gresik. Termasuk menyelaraskan dengan program kebijakan dari pemerintah yang pro kerakyatan.
“Sifat kita lebih ke mitra, mitra pemerintah. Jadi, bukan sebagai operator melainkan cenderung menjadi katalisator. Jadi, lebih berperan kepada sosialisasi dan edukasi,” ujar Dahlan saat ditemui beritautama.co.
Hasil dari Rakerda I kali ini, kata Dahlan, menghasilkan beberapa poin rekomendasi. Utamanya adalah menyoroti dua poin yang menjadi prioritas untuk diperhatikan yakni pengelolaan sampah bekas popok sekali pakai serta pemberdayaan kepada perempuan dan anak.
“Dalam segmen lingkungan hidup nantinya KNPI akan menginisiasi ulang dengan bikin piloting yang menyasar desa, bagaimana pengelolaan sampah popok khususnya di wilayah bantaran sungai,” tambahnya.
Selain penggunaan yang praktis dan nyaman dipakai, penggunaan popok pun ternyata memiliki dampak yang serius terhadap lingkungan, sehingga hal ini menjadi atensi bagi pengurus DPD KNPI Gresik.
Sementara bentuk upaya pendampingan pada perempuan dan anak, imbuh Dahlan, pihaknya akan memfasilitasi dengan menyediakan advokasi hukum lantaran masih maraknya segala bentuk kekerasan.
“Melalui Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) nanti akan ada serangkaian kegiatan mulai dari woman talk. Jadi, di dalamnya diskusi dan saling sharing terkait keluh kesah yang dirasakan selama ini. Kemudian ada women care, atau bentuk kepedulian nyata setelah serap keluh kesah, dan lain sebagainya,” terangnya.
Untuk menjalankan program, DPD KNPI Gresik telah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan PT Petrokimia Gresik yang dalam Rakerda I diwakili oleh Departemen Transformasi Bisnis Eko Suroso. (feb/zar)