Komisi I DPRD Gresik Minta Perda Tak Jadi Macan Kertas dan Koleksi Regulasi

Beritautama.co - April 11, 2022
Komisi I DPRD Gresik Minta Perda Tak Jadi Macan Kertas dan Koleksi Regulasi
RAPAT KERJA. Suasana rapat kerja ketika Komisi I bersama Bagian Hukum Pemkab Gresik. - (ist)
|
Editor

GRESIK- beritautama.co- Banyak sekali judul peraturan daerah (Perda) Kabupaten Gresik hanya menjadi macan kertas. Sebab, tak ada peraturan bupati (Perbup) sebagai petunjuk teknis pelaksanaannya. Praktis, sekedar menjadi koleksi perundang-undangan semata. Padahal, pembahasan sebuah perda telah menguras uang rakyat melalui APBD Gresik yang tak sedikit nominalnya. 

Komisi I DPRD Gresik tidak menghendaki adanya pembiaran dari permasalahan klasik yang tak kunjung ada solusinya itu. Sehingga, pada rapat kerja dengan Bagian Hukum Pemkab Gresik yang membahas laporan kinerja pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2021, meminta agar eksekutif ketika mengajukan usulan rancangan perda (ranperda) dilampiri dengan rancangan perbup.

“Hasil kunjungan kerja yang kita lakukan di Pasuruan, ada pelajaran yang bisa diambil. Organisasi perangkat daerah (OPD) disana yang mengajukan usulan ranperda, juga dilengkapi ranperbup. Jadi, setelah disahkan menjadi perda nantinya, bisa cepat aplikasinya. Sebab, ranperbup sudah ada tinggal penyempurnaan,”ungkap Ketua Komisi I, Muchammad Zaifuddin, Senin (11/04/2022). 

Politisi Partai Gerindra itu, mengakui tidak semua perda membutuhkan perbup untuk petunjuk pelaksanaannya. Namun, ada kalanya perda berlakunya terlalu lama setelah disahkan bersama antara DPRD Gresik dengan Pemkab Gresik. Bahkan, ada yang berlaku 2 tahun kedepan setelah disahkan.

“Kita minta ada kesepatan batasan maksimal waktu itu. Sebab, bisa saja dewan yang mengesahkan sudah tak menjabat sehingga tak sempat mensosialisasikan ke masyarakat. Makanya, kita minta batasan waktu maksimal 6 bulan setelah disahkan bisa berlaku,”tutur dia.

Begitu juga terkait perbup yang diterbitkan oleh Bagian Hukum Pemkab Gresik. Komisi I DPRD Gresik seringkali seperti ‘manusia bodoh’ karena tidak mengetahui kalau sebuah perda sudah ada perbupnya. Penyebabnya, komunikasi dan koordinasi yang lemah antara eksekutif dan legislatif.

“Misalnya, Perbup  nomor 16 tahun 2022 tentang pembiayaan persiapan pendaftaran tanah sistematis lengkap di Kabupaten Gresik. Kita tak mengetahui kalau sudah ada perbup,”paparnya.

Akhirnya, sambung dia, ada kesepahaman dimana Bagian Hukum akan menginformasikan ke Komisi I DPRD  Gresik ketika hendak menerbitkan perbup.

“Mungkin ada sedikit masukan dari komisi I juga. Kan tak terlalu terknis kalalu merubah sedikit rancangan perbup. Ini juga dalam rangka fungsi pengawasan,”tandas dia.

Udin-sapaan akrab Muchammad Zaifuddin menegaskan, tugas dari Komisi I tak akan bertabrakan dengan  Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gresik. Walaupun, Bapemperda sudah melakukan sedikit review sejak tahun 2005 sampai tahun 2020 ini, ada puluhan perda yang tak bisa dilaksanakan karena tak ada perbup.

“Urusan Bapemperda silahkan saja. Ini terkait tugas Komisi I menjalankan fungsi pengawasan,’tegas dia.

Hal senada dikatakan Anggota Komisi I DPRD Gresik, M Nasir Cholil. Menurutnya, penting menyertakan ranperbup dalam pengusulan ranperda. Tak terkecuali ranperda yang menjadi usul prakarsa atau hak inisiatif dari DPRD Gresik.

“Kita menggandeng tim ahli dalam menyusun sebuah ranperda. Jadi, tim ahli juga bisa membantu menyiapkan ranperbup juga,”tandas dia.

Terpisah, Kabag Hukum Pemkab Gresik Muhammad Rum Pramudya mengakui pihkanya siap dengan permintaan dari Komisi I DPRD Gresik. “Kami siap saja,”tukas dia.  <> 

Tinggalkan Komentar

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Kemnaker Asah Kompetensi Penyandang Disabilitas di Dunia Kerja

Kemnaker Asah Kompetensi Penyandang Disabilitas di Dunia Kerja

Berita   Nasional   Sorotan
Kapolres Gresik Bantu Wahyu Kembali ke Keluarganya di Menganti

Kapolres Gresik Bantu Wahyu Kembali ke Keluarganya di Menganti

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Hadirkan Komunikasi Semakin Dekat dan Bermanfaat bagi Masyarakat, PG Borong Penghargaan di AHI 2026

Hadirkan Komunikasi Semakin Dekat dan Bermanfaat bagi Masyarakat, PG Borong Penghargaan di AHI 2026

Berita   Ekonomi   Sorotan
DPRD Gresik Soroti Target Pendapatan Retribusi Daerah Masih Jeblok, Belanja Modal Tak Maksimal

DPRD Gresik Soroti Target Pendapatan Retribusi Daerah Masih Jeblok, Belanja Modal Tak Maksimal

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Kemnaker Uji Coba Skema Pelatihan  Hibrid  Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi 

Kemnaker Uji Coba Skema Pelatihan Hibrid Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi 

Berita   Nasional   Pemerintah   Sorotan
Polsek Panceng Tangkap Pelaku Curanmor dengan Pancingan Motor Curian

Polsek Panceng Tangkap Pelaku Curanmor dengan Pancingan Motor Curian

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Baznas RI Salurkan Bantuan di Gresik Rp 1,9 M

Baznas RI Salurkan Bantuan di Gresik Rp 1,9 M

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled