NASIONAL, Berita Utama– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam kerja sama riset, invensi, dan inovasi di bidang industri semen dan turunannya.
Kerja sama antara SIG dan BRIN ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra dan Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian yang dilaksanakan dalam rangkaian acara ”BRIN Goes To Industry 4” di Gedung B.J. Habibie, Kantor Pusat BRIN, Jakarta.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengatakan, riset adalah kunci untuk menghadirkan produk material bangunan yang unggul dan berkelanjutan guna menjawab tantangan dan kebutuhan di sektor konstruksi yang semakin berkembang. Karena itu SIG berkolaborasi dengan berbagai pihak yang relevan, termasuk BRIN, untuk memperkuat riset dan inovasi di bidang semen dan produk turunannya.
Lingkup kerja sama antara SIG dan BRIN ini meliputi kegiatan riset untuk menciptakan inovasi produk semen dan turunannya yang bersifat aplikatif, pemanfaatan bersama fasilitas sarana dan prasarana sesuai dengan kegiatan riset, advokasi kebijakan untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan, memberikan solusi produk dan jasa yang mendukung pemulihan ekonomi nasional dan respons terhadap aspek perubahan iklim, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“Kerja sama riset dengan BRIN adalah langkah strategis untuk menghadirkan beragam solusi material bangunan yang berkualitas, bermutu, dan ramah lingkungan. Langkah ini juga selaras dengan strategi transformasi SIG untuk mengoptimalkan produk turunan semen dan portofolio yang tengah fokus dijalankan oleh Perusahaan,” kata Indrieffouny Indra dalam siaran persnya, Rabu (20/05/2026)
Indrieffouny Indra menjelaskan, penandatanganan nota kesepahaman dengan BRIN ini adalah perpanjangan dari nota kesepahaman yang telah dilakukan pada Juli 2023. Pada periode sebelumnya, SIG dan BRIN telah melakukan sejumlah riset, di antaranya pengembangan High Performance Concrete dengan Semen Hidraulis; Self Healing Concrete untuk Pencegahan dan Perbaikan Keretakan Beton; Chemical Additives untuk Semen dan Beton; serta pengembangan Beton Hijau untuk Infrastruktur Kawasan Pesisir dan Laut.
”Memiliki beragam portofolio produk semakin memantapkan posisi SIG sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar di Indonesia. SIG berkomitmen untuk dapat terus berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia melalui solusi dan inovasi berkelanjutan yang memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkas dia.
Komentar telah ditutup.