GRESIK- beritautama.co- Petani dihimbau agar mewaspadai produk pupuk dengan kemasan dan/atau merek menyerupai produk milik PT Petrokimia Gresik (PG) yang marak beredar atau dijual pada musim tanam 2022 saat ini, terutama produk pupuk bersubsidi.
Sekretaris Perusahaan Sekper PG, Yusuf Wibisono menyatakan, PG merupakan anggota holding Pupuk Indonesia yang memiliki hak eksklusif atas merek dagang pupuk bersubsidi, antara lain Pupuk Super Fosfat SP-36 dan pupuk ZA berlogo Petrokimia Gresik, serta pupuk Urea, NPK Phonska dan Petroganik berlogo Pupuk Indonesia.
Selain itu, PG juga memegang sejumlah merek dagang pupuk komersil atau non-subsidi, diantaranya pupuk NPK Kebomas, NPK Phonska Plus, Petro Niphos, SP-26,Kalium Sulfat ZK, dan sejumlah produk pupuk lainnya.
“Merek-merek tersebut telah sah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI dan memiliki kualitas serta kandungan seuaiStandar Nasional Indonesia (SNI),” tandas Yusuf dalam siaran persnya.
Produk PG, lanjut dia, memiliki konsistensi kualitasproduk yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena seluruh produk PG telah melewati serangkaian uji kualitas, baik secara mandiri maupun melalui sejumlah laboratorium independen yang telah tersertifikasi.
“Untukitu, kami menghimbau kepada petani agar waspada terhadap peredaran produkpupuk yang kemasannya menyerupai kemasan produk pupuk milik Petrokimia Gresik, karena tidak dapat dipertanggungjawabkan kualitas dan kegunaannya,” ujar Yusuf.
Pihak yang memproduksi dan/atau memperdagangkan produk pupuk yang seolah-olahadalah produk Petrokimia Gresik dapat dikategorikan sebagai pelanggaran merek dan/atau pidana merekberdasarkan UU No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geogafis.
“Oleh karena itu, kami memperingatkan dengan keras kepada pihak-pihak yang telah memproduksi dan/atau memperdagangkan produk pupuk yang seolah-olah produk Petrokimia Gresik untuk segera menghentikan dan/atau menarik dari peredaran, serta memusnahkan seluruh produk pupuk tersebut untuk menghindari tuntutan hukum, baik secara pidana maupun perdata,” tegas Yusuf.
Pihaknya akan terus meningkatkan sosialisasi kepada petani perihal pupuk asli buatan Petrokimia Gresik maupun Pupuk Indonesia Group melalui media massa, website, media online, poster di kios-kios resmi, maupun sosialisasi dalam berbagai kegiatan bersama petani. Selain itu, Petrokimia Gresik juga mendorong distributor dan kios resmi untuk membantu sosialisasi mengenai hal tersebut.
“Adapun ciri-ciri kios resmi Pupuk Indonesia Group antara lain memiliki papan nama kios resmi dan tertera Harga EceranTertinggi (HET) pupuk bersubsidi,” pungkas dia.
Komentar telah ditutup.