GRESIK, Berita Utama – Gresik bakal memiliki desa percontohan budidaya tanaman cabai. Hal ini sebagai respon Dinas Pertanian (Distan) atas desakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) untuk menggalakkan gerakan tanam cabai serentak guna mengantisipasi lonjakan tinggi harga cabai sekaligus bentuk ketahanan pangan.
Kepala Distan Gresik Eko Anindito Putro mengatakan, bahwa mekanisme pendistribusian bibit tanaman cabai akan diserahkan kepada Tim PKK Kabupaten Gresik. Rencananya, 1000 bibit akan disalurkan ke tiap-tiap kecamatan se-Kabupaten Gresik.
“Dari 20 ribu bibit cabai itu, disebar ke tiap-tiap Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan. Nantinya dari tim PKK Kecamatan akan menunjuk desa mana yang difokuskan untuk jadi percontohan. Jadi, tidak semua desa akan diberi bibit cabai,” kata dia kepada beritautama.co, Jumat (13/01/2023).
Saat ditanya sejauh mana proses pembibitan tanaman cabai ?. Eko mengakui saat ini memang sudah dilakukan di setiap balai penyuluh pertanian (BPP) Kecamatan. Tetapi, dia tidak tahu secara pasti proses yang sudah berjalan.
“Seperti di BPP Panceng, itu (bibit cabai-red) sudah diberikan ke bu Camat. Untuk yang lainnya yang lebih tahu di lapangan adalah teman-teman termasuk data-datanya,” imbuh dia.
Sebagaimana yang diketahui sebelumnya, Bupati Gresik telah mengeluarkan surat edaran No. 22 tahun 2022 yang ditujukan kepada kepala OPD, Camat, Kepala Desa, dan Lurah untuk menanam cabai secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing.
Komentar telah ditutup.