Ketua DPRD Gresik Tolak Hutang untuk Pemenuhan Mandatory Spending di KUA PPAS 2025

Beritautama.co - Oktober 17, 2024
Ketua DPRD Gresik Tolak Hutang untuk Pemenuhan Mandatory Spending di KUA PPAS 2025
SENGIT. Rapat anggaran membahas KUA PPAS 2025 antara Banggar DPRD Gresik dan Timang Pemkab Gresik - (Beritautama.co)
|

GRESIK, Berita Utama – Defisit masih menjadi fokus dalam rapat anggaran yang membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2025 oleh  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik dan Tim Anggaran (Timang) Pemkab Gresik, kemarin. Sebab, Ketua DPRD Gresik ex officio ketua Banggar , M Syahrul Munir menghendaki fiskal daerah yang sehat. Termasuk, politik anggaran yang rasional.

“Makanya, kita fokus membahas pendapatan lebih dulu. Ketika pendapatan sudah optimis realistis, kegiatan dan program bisa dilaksanakan semua,”tandas M Syahrul Munir seusai memimpin rapat, Kamis (17/10/2024).

Dalam rancangan awal KUA-PPAS 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran belanja Rp 3,6 triliun. Sesuai amanat undang-undang tentang hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah (HKPD) maupun peraturan daerah (Perda) tentang pengelolaan keuangan daerah, total anggaran sebesar Rp 1,677 triliun akan digunakan untuk belanja wajib dalam pemenuhan mandatory spending.

“Akan difokuskan untuk empat sektor. Antara lain pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengawasan,” imbuh dia.

Namun, terdapat perbedaan penafsiran terkait alokasi anggaran belanja infrastruktur. Jika melihat kondisi keuangan daerah, pemerintah hanya mampu mengalokasikan 14 persen dari ketentuan minimal 40 persen. Yakni hanya berkisar Rp 419 miliar. Tetapi, ada kekurangan anggaran sebesar Rp 111 miliar. Sebab, belanja bantuan keuangan khusus (BK) ke desa untuk infrastruktur, sambung Syahrul, berdasarkan petunjuk dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak masuk dalam mandatory spending.

“Untuk menutup kekurangannya masih menjadi problem. Muncul opsi untuk kembali mengajukan hutang daerah. Ada opsi  lain dengan memanfaatkan dana dekonsentrasi dari pusat ke propinsi yang dititipkan ke daerah. Secara prinsip, saya tidak sepakat hutang daerah,” tegas Syahrul.

Politisi PKB  tersebut lebih sepakat  agar pemerintah menggenjot sektor pendapatan dan mengejar dana dekonsentrasi.

“Kalaupun terpaksa opsi hutang, harus seminim mungkin nilainya. Ini masih akan dibahas juga melalui komisi-komisi nantinya. Tapi, pendapatan yang kita upayakan harus digenjot secara realistis,”beber dia.

 Usulan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipatok mencapai Rp 1,480 triliun. “Sektor pajak harus benar-benar direalisasikan. Agar kondisi fiskal daerah bisa sehat, bahkan bisa surplus di tahun 2025,” terangnya.

Politisi asal Kecamatan Manyar itu merinci bahwa pajak daerah kerap luput karena database wajib pajak tidak up to date. Hal tersebut berdampak pada banyaknya tunggakan pajak, hingga membuat wajib pajak menghindari kewajibannya. “Diperparah dengan tidak adanya inovasi peningkatan pajak,” bebernya. Sekedar diketahui, sesuai peraturan daerah (Perda) tentang rencana pembangunan daerah jangka daerah (RPJMD) tahun 2025 semestinya, APBD Gresik dipatok sebesar Rp 4,1 triliun. Tetapi dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2025 hanya dipatok sebesar Rp 3,5 triliun. Sedangkan di rancangan awal KUA PPAS 2025 yang diserahkan ke DPRD Gresik sebesar Rp 3,6 triliun

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Pemkab Gresik Pulangkan Enam Anak PMI dari Malaysia

Pemkab Gresik Pulangkan Enam Anak PMI dari Malaysia

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Kemnaker dan Bank Bjb Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan 

Kemnaker dan Bank Bjb Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan 

Berita   Nasional   Sorotan
Komisi I DPRD Gresik Minta Ada Sistem Pengendalian Cegah Kesalahan agar Tak Terulang Temuan BPK RI

Komisi I DPRD Gresik Minta Ada Sistem Pengendalian Cegah Kesalahan agar Tak Terulang Temuan BPK RI

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Staf Dinas PMD Gresik Jadi Tersangka Kasus Penipuan PPPK Jalur Khusus

Staf Dinas PMD Gresik Jadi Tersangka Kasus Penipuan PPPK Jalur Khusus

Berita   Daerah   Hukum   Pemerintah   Sorotan
Fondasi Bisnis Kuat dan Berkelanjutan, Jadi Kunci Petrokimia Gresik Pertahankan Kinerja Positif Selama Lima Dekade

Fondasi Bisnis Kuat dan Berkelanjutan, Jadi Kunci Petrokimia Gresik Pertahankan Kinerja Positif Selama Lima Dekade

Berita   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Ratusan Buruh PT Indonesia Marina Shipyard Geruduk DPRD Gresik

Ratusan Buruh PT Indonesia Marina Shipyard Geruduk DPRD Gresik

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Komisi III DPRD Gresik Minta OPD Jalankan Rekomendasi BPK RI

Komisi III DPRD Gresik Minta OPD Jalankan Rekomendasi BPK RI

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled