GRESIK, Berita Utama – Hasil pemeriksaan yang dilakukan Satreskrim Polres Gresik pada tersangka Azis alias Karet yang membacok tetangganya sendiri bernama Ahmad Sa’dan (51) warga RT 10 RW 2 Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng, terungkap. Yakni tersangka tersinggung lantaran diberi upah kerja pakai uang recehan Rp 2 ribuan.
“Jadi, setiap bulan pelaku ini dibayar kerja sama korban Rp 200 ribu. Biasanya dikasih uang Rp 100 ribuan, cuma pas kemaren dikasih uang receh Rp 2000-an,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, Selasa (16/01/2023).
Dijelaskan, pelaku bekerja menunggu alat berat milik Ahmad Sa’dan yang setiap bulan dibayar Rp 200.000,-.
Aldhino membantah rumor yang beredar di masyarakat kalau pelaku saat melakukan aksi pembacokan dalam kondisi mabuk karena pengaruh miras.
“Tidak mabuk,” tandasnya.
Seperti diberitakan, aksi pembacokan terjadi di Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng, Gresik, Minggu malam (14/1/2024). Korban Ahmad Sa’dan mengalami luka parah di lengan kiri akibat sabetan pedang. Sehingga harus mendapatkan perawatan medis.
Komentar telah ditutup.