GRESIK, Berita Utama – Sebanyak 50 peserta dari seluruh perwakilan ranting gerakan Pramuka di Kabupaten Gresik mengikuti kursus pengelolaan dewan kerja (KPDK) pramuka penegak dan pramuka pandega tahun 2022 atau pelatihan manejemen atau pengelolaan organisasi yang dilaksanakan Dewan Kerja Daerah (DKD) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gresik, Jum’at (04/11/2022).
Ketua Kwarcab gerakan Pramuka Kabupaten Gresik sekaligus Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, KPDK merupakan kegiatan yang diadakan untuk menumbuhkan adanya sinergitas baik dalam level cabang maupun ranting.
“Tidak hanya itu, diharapkan juga ada sinergi dengan program-program dari Pemerintah Kabupaten Gresik. Ini sesuai dengan tema besar KPDK kali ini yakni sinergi masa kini,” ujar Bu Min.
Pelaksanaan program Pramuka di masyarakat, sambung Bu Min, diharapkan mampu menyentuh berbagai permasalahan yang saat ini tengah dihadapi di Kabupaten Gresik. Beberapa di antaranya adalah permasalahan sampah dan lingkungan, hingga persiapan sumber daya masyarakat dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
“Contohnya saat ini, Pemkab Gresik sedang berjalan program satu juta biopori. Ini bisa dibantu oleh adik-adik Pramuka dengan menyebar di tiap desa untuk membantu membuat biopori. Ini tentunya juga membawa dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat lantaran biopori bisa membantu meminimalisir terjadinya bencana hidrometeorogi,” terang dia.
Masalah persiapan SDM, lanjut diam, sangat lekat hubungannya dengan gerakan Pramuka. Karena gerakan Pramuka merupakan suatu gerakan masif yang dalam prosesnya adalah membentuk pribadi dan kreatifitas.
Selama kegiatan, peserta akan mendapatkan berbagai materi dari kemampuan komunikasi dan branding hingga materi terkait kepemimpinan. Materi-materi tersebut juga akan diberikan oleh pemateri yang berkompeten dalam gerakan kepramukaan. Di antaranya dari Pusdiklatcab Ujung Galuh, andalan pelatih daerah gerakan Pramuka Jawa Timur, Ketua dewan kerja daerah Pramuka Jawa Timur, dan Sekretaris dewan kerja nasional.