GRESIK, Berita Utama- Pengangguran masih menjadi problem yang sulit untuk diselesaikan. Kendati nilai investasi sangat tinggi dan jumlah industri sangat banyak di Kabupaten Gresik, tetapi tak berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja. Bahkan, investasi tak selalu membuka lapangan kerja. Alhasil, tingkat pengangguran terbuka (TPT) masih sangat tinggi. Dan pencari kerja masih berjuang mencari lowongan kerja (loker).
“Daya tampung industri atau pabrik di Gresik, tidak mampu mengatasi. Makanya, lapangan kerja baru di luar serapan tenaga kerja di sektor industri harus diciptakan seluas-luasnya,”ujar Anggota DPRD Gresik, Muhammad Kurdi dalam sosialisasi perundang-undangan yakni Perda No 7 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, Minggu (15/12/2024).
Solusi yang seharusnya digenjot untuk menjadi peluang besar di era teknologi informasi (IT) yang menembus batas yakni diseminasi ekonomi digital .
“Di Kecamatan Ujungpangkah, banyak contoh succes story dari arek-arek enom yang menjadi miliarder dengan menseriusi pekerjaan di dunia digital. Mereka mendapat penghasilan dari google adsense, facebook ads, program affiliate, click per ads dan lainnya. Ada juga yang aktif sebagai Youtuber maupun konten kreator,”
Dengan memanfaatkan IT, sambung Kurdi, maka bisa menumbuhkan kemandirian secara ekonomi, menciptakan wirausaha, bahkan menciptakan lapangan kerja baru.
“Sekali lagi, arek-arek enom di Kecamatan Ujungpangkah sudah ada succes story soal memanfaatkan IT itu. Bahkan, arek-arek enom di Kecamatan Ujungpangkah bisa memanfaatkan AI (artificial intelligence-red) . Mereka sangat mampu,”tegasnya.
Kendati sudah ada succes story arek-arek enom Kecamatan Ujungpangkah mampu menseriusi peluang kerjaan di IT, tetapi pemerintah tetap bisa hadir.
“Sekarang perlu sentuhan support kebijakan dari Pemkab Gresik. Sehingga bisa digetok tularkan ke gen z – gen z daerah lain,”cetus dia.
Politisi Partai Gerindra itu mendorong Disnaker dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya lain untuk berimprovisasi dan berinovasi untuk menjadikan pekerjaan-pekerjaan konvensional yang rawan punah karena tak diminati generasi muda seperti sektor pertanian, perikanan, nelayan maupun pekerjaan yang sejenis menjadi pekerjaan yang kembali seksi diminati anak-anak muda.
“Mungkin lewat program petani milenial, nelayan milenial atau apapun itu namanya, yang sekiranya mampu membuat anak-anak muda tertarik untuk juga menekuni pekerjaan itu. Kaarena saat ini, pekerjaan (yang rawan punah-red) itu bisa dibantu dengan teknologi. Sehingga, memudahkan dalam menjalankan tetapi hasilnya bisa maksimal,”papar dia.
Selain itu, keberadaan industri di Kabupaten Gresik juga bersimbiosis bagi pelaku UMKM, koperasi maupun Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) menjadi ekosistem. Sebab, ada Perda tentang Fasilitasi Kemitraan Berusaha.
“Semua bisa dipadu-padankan selama ada good will. Dan bisa menjadi solusi penyelesaian problem pengangguran di Gresik,”pungkas dia.
Komentar telah ditutup.