GRESIK,Berita Utama- Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di PT Petrokimia Gresik (PG) tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi telah menjadi kebutuhan strategis perusahaan. Implementasi SNI memberikan nilai tambah yang signifikan, terutama dalam menciptakan proses produksi yang efektif, efisien, dan mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi.
Sehingga, PG meraih penghargaan tertinggi Platinum pada ajang “SNI Award 2024” yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza bersama Kepala BSN, Kukuh S. Achmad kepada Senior Vice President (SVP) TeknologiPetrokimia Gresik, Bambang Ariwibowo, mewakili Direktur Utama PG, Dwi Satriyo Annurogo.
“Yang paling utama, penerapan SNI juga merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan perlindungan kepad akonsumen, terutama petani. Produk-produk ber-SNI dari Petrokimia Gresik mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani, baik melalui produk bersubsidi maupun non subsidi. Selainitu, produk ber-SNI kami juga mendukung percepatan program swasembada pangan nasional,” ujar Direktur Utama PG, Dwi Satriyo Annurogo dalam siaran persnya, Jum’at (22/11/2024)
Saat ini, PG etrokimia Gresik memiliki 28 produk bersertifikat SNI, sepertipupuk ZA, pupukAsamFosfat, NPK Padat, SP-36, Urea, ZK, Asam Sulfat Teknis, Gipsum Buatan, dan lainnya. PG juga aktif dalam pengembangan SNI. Sebagai pionir pupuk majemuk di Indonesia, Petrokimia Gresik menjadi konseptor dalam pembuatan SNI Pupuk NPK Padat sejaktahun 2010, dan pada 2024 telah memperbarui standari dengan menerbitkan SNI 2803:2024, yang menekankan pada kualitas berbasis keberlanjutan dan kepuasan pelanggan.
“Kami juga mengoptimalkan Fly Ash Bottom Ash (FABA), produksampingdari proses produksi, sebagaibahanbakupupukber-SNI. Inovasiinimensubstitusipenggunaan clay tanpamengurangistandarkualitas SNI,” pungkas dia. SNI Award sendiri merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada organisasi yang konsisten menerapkan SNI dengan kinerja unggul dan berkelanjutan. Ajang ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha lebih menghargai mutu dan menjadikan SNI sebagai referensi dalam memenuhi kebutuhan pasar.
Komentar telah ditutup.