GRESIK, Berita Utama– Program inovasi PT Petrokimia Gresik (PG) dalam pengelolaan dan komersialisasi gipsum mendapat apresiasi sehingga didaulat menjadi pembicara dalam Forum International Fertilizer Association (IFA) Annual Conference 2023 di Praha, Republik Ceko.
Sebab, dinilai selaras dengan prinsip IFA untukmengedapankan konsep ABG (Academic, Bussiness, Government) Collaboration dalam menghasilkan ekonomi sirkular. PG terus melakukan continuous improvement pada gipsum yang merupakan produk samping dari Pabrik Asam Fosfat. Alhasil, di tengahpresentasi, Mr. Volker Andresen yang menjabat sebagai Technical Director Sustainability IFA juga langsung memberikan apresiasi untuk inovasi Petrokimia Gresik ini.
“ Tentu ini menjadi motivasi bagi kami untukmenghasilkan inovasi-inovasi berikutnya,”ujar Direktur Utama (Dirut) PG, Dwi Satriyo Annurogo dalam siaran persnya, Kamis (25/05/2023)
Upayanya melalui beberapa jenis pemanfaatan gipsum menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan telah mendapatkan Surat Keputusan Pengecualian Limbah B3 Gipsum dengan Nomor 238/MenLHK/Setjen/PLB3/5/2021 oleh Menteri LingkunganHidup dan Kehutanan pada tahun 2021.
“Petrokimia Gresik mampu menjadikan gipsum yang awalnya merupakan cost center menjadi profit center,” tandasDwiSatriyo.
Ada tiga strategi yang dijalankanPetrokimia Gresik dalam memanfaatkan gipsum. Pertama, sebagai bahan baku purifikasi gipsum. Kedua, menjadi bahan baku produk pembenah tanah Petrokimia Gresik dengan merk dagang PetroCAS. Terkahir, untuk memproduksi pupuk ZA yang banyak digunakan sebagai agroinput pada perkebunan tebu. Penggunaan pupuk ZA terbukti mampu meningkatkan rendemen gula pada tanaman tebu.
Keberhasilan komersialisasi gipsum yang dilakukan oleh PG merupakan hasil kolaborasi antara PG dengan akademisi dan juga Pemerintah dalam upaya ekonomi sirkular.
Komentar telah ditutup.