GRESIK- beritautama.co- Tagih janji pengembang PT. Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP) yang tak segera membangun masjid dan makam, puluhan penghuni Perumahan Green Garden Regency di Desa Dahanrejo Kecamatan Kebomas menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor marketing perumahan tersebut, Senin malam (20/6/2022).
Padahal keberadaan dua fasilitas yang termasuk dalam fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) tersebut penting serta merupakan hak 140 kepala keluarga (KK) yang menghuni saat ini dan wajib disediakan oleh pengembang perumahan elit yang lokasinya di belakang Icon Mall itu. Mereka berjalan kaki dari pos satpam menuju jalan raya dengan membawa bentangan spanduk untuk dipasang tepat di depan kantor pemasaran.
“Warga Green Garden punya mall tapi gak punya masjid dan makam. Kalau mati dikubur di mana? Di kantor pemasaran?,” teriakan puluhan warga saat melakukan orasi di depan pos satpam dan di depan Icon Mall.
Dalam aksinya, warga juga memasang spanduk besar bernada protes.
“Malam ini adalah gerakan kita untuk menuntut hak agar punya masjid dan makam,” ujar Andreas selaku Koordinator Lapangan (Korlap) aksi.
Diceritakan, ada 3 warga yang meninggal dunia. Karena di lingkungan perumahan belum memiliki lahan makam, terpaksa dikuburkan di luar lingkungan, serta perlu berkoordinasi dengan pihak yang terkait.
“Kita pernah diskusi dengan developer. Yang kita ketemui bukan sebagai penentu kebijakan. Jjadi hanya di level pelaksana. Bukan sampai pada level manajemen. Tanpa ada kejelasan sampai sekarang,” imbuh Andreas.
Hal senada disampaikan oleh Sholihah selaku koordinator jamaah pengajian ibu-ibu. Menurutnya, setiap hari Jum’at para ibu kerepotan untuk mengantarkan anaknya ke masjid untuk Jum’atan,
“Di sini ada masjid, tapi ukurannya kecil dan tidak muat. Kasihan ibu-ibu mengantarkan anaknya nyari masjid untuk salat Jum’at. Jum’atan e mencar (untuk salat Jum’at berpencar-red), kadang di Perumahan ABR (Alam Bukit Raya), kadang di kantor Pemkab Gresik ” keluh dia.
Pada kesempatan yang berbeda, pihak pengembang dari PT. Raya Bumi Nusantara Permai RBNP pengembang Icon Apartemen, David Yurianto kepada awak media mengatakan, untuk makam sedang dikoordinasikan dengan kepala desa.
“ Kami dari pihak pengembang berkordinasi dengan lurah setempat untuk mencari lahan. Ini perihal makam. Masih progres,” terangnya.
David Yurianto menambahkan, permasalahan lahan pemakaman dan masjid untuk warga penghuni perumahan saat ini masih dalam proses penentuan lokasi dan memerlukan waktu untuk merealisasikannya.
Sejatinya, permasalahan tersebut juga sudah dikeluhkan warga ketika halal bihalal dengan Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Aminatun Habibah (Bu Min). Dan kedua pengambil kebijakan di Kabupaten Gresik tersebut sudah mendesak agar pengembang memenuhinya. Termasuk memerintahkan Dinas Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (DCKPP) Gresik untuk menyelesaikan persoalan warga Perumahan Green Garden. mg2