GRESIK, Berita Utama – Banyaknya perusahaan yang berdiri di Kabupaten Gresik perlu diimbangi dengan tenaga kerja yang profesional dan mumpuni. Maka dibutuhkan program-program pelatihan sertifikasi tenaga kerja untuk menjawab persoalan tersebut.
“Kita berkegiatan di tingkat desa untuk pelatihan sertifikasi tenaga kerja,” ujar Anggota DPRD Gresik M. Syahrul Munir didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, Andhy Hendro Wijaya dalam penutupan Pelatihan Ahli K3 umum di Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar pada Selasa (05/12/2023).
Selain itu, tingginya angka usia produktif yang tersebar di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Gresik juga perlu mendapatkan hak yang sama dan merata dalam hal pelatihan tenaga kerja untuk memperoleh sertifikasi.
“Mudah-mudahan kita evaluasi hasilnya nanti, kalau ini bisa maksimal, serapan tenaga kerjanya juga maksimal, nanti coba kita agendakan di desa-desa yang lain. Agar untuk merata serapan tenaga kerja di sekitar Kabupaten Gresik ini,” jelas dia.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan sertifikasi, Ainul Yaqin (27) mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Untuk pelatihan selama 2 minggu ini, banyak banget manfaatnya terutama bagi teman-teman yang awalnya belum tahu tentang K3 dan ilmu di perusahaan itu seperti apa,” ucapnya.
Dia berharap agar sertifikasi yang diperoleh bisa mempermudah untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang diinginkan.
“Setelah pelatihan ini selesai, sertifikasi sudah keluar, teman-teman sudah punya keahlian yang nantinya bisa dipakai bekerja di perusahaan yang teman-teman inginkan. Baik di JIIPE, atau Freeport, atau mungkin juga luar Gresik. Yang penting bermanfaat bagi teman-teman,” tandasnya.
Pelatihan ini diselenggarakan secara gratis dan berjalan lancar, dengan antusiasme yang tinggi dari peserta dan pemateri. Serta tindak lanjut dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Gresik.
Komentar telah ditutup.