Larangan Struktural NU untuk Berkontestasi di 2024, Cak Imin: Ini Waktunya PKB

Beritautama.co - Februari 13, 2022
Larangan Struktural NU untuk Berkontestasi di 2024, Cak Imin: Ini Waktunya PKB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar  - (Beritautama.co)
|
Editor

Nasional – Beritautama.co – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Abdul Muhaimin Iskandar menilai larangan bagi struktur PBNU untuk mencalonkan diri dalam perhelatan politik sudah tepat. Hal ini membuka jalan bagi partai yang dilahirkan NU untuk memajukan kadernya sendiri.

”Alhamdulillah, Muktamar di Lampung kemarin, Gus Yahya, ketua umum PBNU, menyatakan dengan tegas bahwa seluruh struktur Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dilarang nyapres, dilarang ikut nyawapres, dilarang ikut kompetisi,” ujar Cak Imin saat memberikan sambutan dalam Deklarasi Dukungan Gerakan Nahdliyin Bersatu di Pondok Pesantren Miftahul Qulub, Polagan, Galis, Pamekasan, Madura, Jumat (11/2/2022) dalam siaran pers yang diterima Sabtu (12/2/2022).

Sebelum terpilih menjadi ketua umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf memang telah menyampaikan keinginannya agar tidak boleh ada lagi struktur PBNU yang maju sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden (capres-cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Menurut Cak Imin, larangan tersebut bisa dibaca dari sudut pandang lain.

”Mafhum mokhalafah-nya (pemahaman terbaliknya) kira-kira: ini saatnya PKB, gantian. Kira-kira begitu karena dulu (Pilpres 2019) Rais Aam (KH Ma’ruf Amin maju sebagai cawapres), sekarang seharusnya ya ketua umum PKB,” katanya.

Cak Imin mengatakan, NU ibarat hamparan padang sawah yang tanahnya subur dan sangat luas, serta kaya akan berbagai kandungan.

”Masa NU yang sehebat ini, tanah seluas ini, dibiarkan “terlantar” dan digali dan dimanfaatkan orang lain (bukan kader NU)? Maka, tugas saya adalah pasang patok supaya orang lain tidak mengambil dan menikmati tanah subur Nahdlatul Ulama, kira-kira begitu,” katanya.

Cicit KH Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU ini optimistis NU bakal bulat mendukungnya maju sebagai capres 2024. Dia merasa mantap untuk maju sebagai calon setelah dipanggil sang paman, KH Abdussalam Shohib ke Denanyar, Jombang.

Di sana berkumpul para kiai muda (gawagis) dari berbagai pesantren di Jawa Timur, baik dari pesantren Denanyar, Ploso, Lirboyo, Sidogiri, Banyuwangi, Langitan, termasuk juga putra Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

”Semua berkumpul dan tanya kepada saya, apakah siap dan sanggup untuk didukung, dicalonkan dan dikuatkan menjadi calon presiden tahun 2024? Saya tanya balik kenapa kok saya? Karena dulu 2019, saya sudah berikhtiar, sudah berusaha, juga kampanye ternyata yang jadi (cawapres) KH Ma’ruf Amin,” urainya.

Pada Pilpres 2019 lalu, Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin maju sebagai cawapres bergandengan dengan capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan akhirnya terpilih sebagai wakil presiden.

Akhirnya terjadi diskusi panjang dan para kiai muda di Jawa Timur yang berkesimpulan bahwa NU ini adalah organisasi yang besar dengan jutaan pengikut sehingga harus ada kader tulen NU yang menjadi Presiden, setelah sebelumnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi presiden. ”Kalau dulu Gus Dur hanya dua tahun, nanti kita tebus lima tahun,” tuturnya.

Cak Imin pun mengaku bersyukur karena selain meminta dirinya maju sebagai capres 2024, para kiai muda di Jatim juga cukup aktif bergerak untuk meminta restu, doa dan dukungan kepada para kiai dan masyarakat agar dirinya terpilih sebagai Presiden 2024. ”Luar biasa ternyata gus-gus semangat bergerak dan kemudian pertemuan di Banyuwangi bahkan di Kantor PCNU yang dipimpin langsung Gus Makki (Ketua PCNU Banyuwangi) membuat saya percaya diri dan membuat saya kemudian mencoba roadshow kemana-mana, sambutannya luar biasa. InsyaAllah akhir Maret nanti survei kita tertinggi di Jatim, insyallah kalau bergerak,” katanya.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Komisi I Hearing Kasus Dugaan Penipuan CPNS dan PPPK

Komisi I Hearing Kasus Dugaan Penipuan CPNS dan PPPK

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
PU FPKB DPRD Gresik Beri Catatan Kritis di LKPJ Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2025

PU FPKB DPRD Gresik Beri Catatan Kritis di LKPJ Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2025

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Gus Halim : Kepemimpinan PKB Gresik harus Demokratis, yang dialogis Mampu Membina Masyarakat

Gus Halim : Kepemimpinan PKB Gresik harus Demokratis, yang dialogis Mampu Membina Masyarakat

Berita   Daerah   Headline   Sorotan
Mayoritas DPAC Kehendaki Syahrul Pimpin PKB Gresik

Mayoritas DPAC Kehendaki Syahrul Pimpin PKB Gresik

Berita   Daerah   Headline   Sorotan
Implementasi Dorong Penguatan UMKM, BRI Gresik Serahkan Bantuan Mobil Display

Implementasi Dorong Penguatan UMKM, BRI Gresik Serahkan Bantuan Mobil Display

Berita   Daerah   Ekonomi   Sorotan
Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik, Polres Gresik Sidak Senpi Personel

Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik, Polres Gresik Sidak Senpi Personel

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Komisi IV DPR RI Pastikan Ada Alokasi Pupuk Subsidi Perikanan di 2026

Komisi IV DPR RI Pastikan Ada Alokasi Pupuk Subsidi Perikanan di 2026

Berita   Daerah   Nasional   Pemerintah   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled