GRESIK, Berita Utama – Indikator capaian pencegahan dan pemberantasan korupsi atau Monitoring Centre for Prevention (MCP) di Kabupaten Gresik berada diatas rata-rata nasional dan Jawa Timur. Tetapi, nilai skor MCP di tahun 2023 sebesar 93% dan menujrun dibandingkan tahun 2022 sebesar 94%.
“Memang ada penurunan namun besar harapan kami agar penurunannya tidak signifikan di berbagai indikator, ” ujar Kepala Satgas Wilayah II Direktorat III Koordinasi dan Supervisi KPK, Wahyudi saat penandatanganan pakta integritas bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Rabu (22/05/2024)
Dijelaskan, MCP bertujuan untuk memotret tata kelola pemerintahan. Kabupaten Gresik memiliki skor yang tinggi di MCP. Maka bisa diartikan bahwa tata kelola pemerintahan Kabupaten Gresik mendekati sempurna.
Monev MCP bertujuan untuk meningkatkan integritas dan memperkuat komitmen dalam pencegahan korupsi.
Sedangkan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dalam sambutannya menjelaskan, untuk optimalisasi tata kelola pemerintahan yang baik dibutuhkan bimbingan dan sinergi yang kuat antara KPK dan Pemkab Gresik.
“Dengan pendampingan ini, kami berharap eksekutif bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” tuturnya.
Komentar telah ditutup.