GRESIK, Berita Utama – Bantuan mesin diesel dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bagi petani di Gresik menimbulkan masalah di masyarakat. Penyebabnya, kepala desa yang dianggap teledor belum membuatkan surat persyaratan dari pemerintah desa.
Hal tersebut dialami Siti Khomsatun, salah satu petani asal Dusun Ngebret, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme gagal mendapatkan. Seperti yang disampaikan secara terbuka oleh Ummi Kulsum, aktivis perempuan yang juga tetangga Khomsatun.
“Dari enam penerima di Desa Morowudi, ada satu yang tidak bisa menerima bantuan. Bu Siti Khomsatun. Kan kasihan, apalagi sebagai tukang punggung keluarga yang kurang mampu,” ujar Ummi Kulsum kepada beritautama.co, Senin (21/11/2022).
Informasi yang diterimanya, bantuan tersebut terakhir disalurkan kepada petani pada Minggu (20/11/2022) kemarin. Dengan realitas tersebut, Ummi Kulsum menuding kepala desa Morowudi dinilai teledor karena tidak menerbitkan surat keterangan dari desa sebagai persyaratan.
“Padahal sudah mengetahui ada warga yang kurang persyaratan tersebut. Sehingga informasi dari petugas yang membagikan mesin, bantuan akan dibagikan kembali tahun depan,”ucap Ummi Kulsum berapi-api.
Terpisah, Kades Desa Morowudi M. Sholeh ketika dikonfirmasi mengakui ada satu warganya yang tidak menerima bantuan mesin diesel.
“Itu bukan keteledoran, tapi ada kesalahan surat tanah milik orang tuanya,” tandas dia.
Menyikapi kejadian tersebut, Sholeh mengaku telah membuatkan surat untuk menindaklanjuti salah satu penerima dari enam warga tersebut.
“Kemungkinan nanti akan ada bantuan lagi melalui Gapoktan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sarana, Prasarana, dan Penyuluhan Dinas Pertanian (Distan) Gresik, Baktiar Gunawan Hutabarat menuturkan, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu soal data penerima yang tidak menerima bantuan mesin diesel.
“Kami cek dulu, nanti kita usahakan bisa mendapatkan bantuan mesin diesel,” tutupnya