Tak Realistis, Cakupan UHC di Gresik Lebihi 100 Persen

Beritautama.co - Juni 8, 2023
Tak Realistis, Cakupan UHC di Gresik Lebihi  100 Persen
TAK REALISTIS. Suasana rapat kerja Komisi IV terkait implentasi pelaksanaan pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan - (febrian k)
|
Editor

GRESIK, Berita Utama-  Komisi IV DPRD Gresik mengundang rapat kerja Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), RSUD Ibnu Sina, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) serta BPJS Kesehatan Cabang Gresik terkait implentasi pelaksanaan pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan. Sebab, Cakupan universal healt coverage (UHC) di Kabupaten Gresik tidak realistis. Dimana prosentasenya melebihi 100 %.

“Ada persoalan (implementasinya-red). Kita minta komitmen agar permasalahan data diselesaikan. Termasuk memberikan pemahaman petugas di lapangan,”ungkap Ketua Komisi IV, Muhammad dalam memimpin rapat kerja di gedung DPRD Gresik, Kamis (08/06/2023).

Dijelaskan, awalnya Pemkab Gresik dan DPRD Gresik sepakat menyediakan anggaran bantuan sosial (bansos) dalam APBD Gresik untuk masyarakat miskin (gakin) yang belum tercover sebagai penerima bantuan iuran (PBI) dari program jaminan kesehatan nasional kartu Indonesia sehat (JKN KIS).

 Namun, pada akhir tahun 2022 lalu, bansos sudah digantikan dengan program UHC sehingga masyarakat Gesik bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang dicover BPJS Kesehatan hanya dengan menunjukkan e-KTP khusus bagi warga Gresik.

“UHC di Gresik, kita perkirakan cakupannya sudah 95 persen sudah bagus,”imbuh dia.

Untuk mendukung UHC di Gresik, pada awalnya di pembahasan rancangan APBD Gresik tahun 2023 dianggarkan sebesar Rp 100 miliar.

“Karena kondisi keuangan daerah yang terbatas, diturunkan anggrannya menjadi Rp 80 miliar dengan harapan semua terselesaikan dengan baik,”papar dia.

Kenyataannya, situasi di lapangan sekarang banyak persoalan. Ada perbedaan kebijakan yang membinggungkan di masyarakat.

“Sekarang persoalan semakin ruwet. Tolong dijelaskan, bagimana kepesertaan BPJS Kesehatan  mandiri yang hendak pindah? Dan layanan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan,”tanya dia.

Menjawab hal tersebut, Kepala Cabang BPJS Gresik Janoe Tegoeh Prasetijo mengakui kalau  cakupan UHC di Kabupaten Gresik lebih dari 100 %.

“Mungkin ada sampah (dalam pendataan-red). Karena dulu, syaratnya untuk mendaftar sebagai kepesertaan BPJS Kesehatan tidak sesuai NIK (nomor induk kependudukan-red). Saat ini sedang clearing di pusat,”papar dia.

Mungkin, sambung dia, ada kepesertaan BPJS Kesehatan yang sudah meninggal dunia tetapi tidak dilaporkan.  Tetapi, kalau meninggal di rumah sakit, tinggal upload dengan menyertakan surat kematian, maka kewajibannya membayar iuran sudah gugur.

“Saya yakinkan kalau data dari Dinkes Gresik. Insya Allah, sebanyak 200 ribu (warga Gresik) yang dibiayai APBD Gresik itu, valid. Kami sedang bersih-bersih (data). Ada kemungkinan masyarakat yang meninggal di rumah, tidak dilaporkan,”papar dia.

Janoe Tegoeh Prasetijo juga menjelaskan pasien  yang ditanggung BPJS Kesehatan. Termasuk yang tak ditanggung BPJS Kesehatan seperti olahraga berbahaya tidak masuk dicover dalam BPJS Kesehatan.  Seperti, panjat tebing atau karate. Tetapi pengurusnya harus mengasuransikan ke swasta.

“KDRT (kekerasan dalam rumah tangga-red) juga tidak dijamin. Maling yang tertangkap dipukuli massa. Ada standar dan prosedur sendir di tahanan polisi ataupun ketika di lembaga pemasyarakatan (lapas),”papar dia.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
DPRD Gresik Bentuk 4 Pansus Bahas 5 Ranperda

DPRD Gresik Bentuk 4 Pansus Bahas 5 Ranperda

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif, Ini Jawaban DPRD Gresik

Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif, Ini Jawaban DPRD Gresik

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
F-PKB DPRD Gresik Disambati Guru Swasta LP Ma’arif NU Kepastian Realisasi Bosda dan Peningkatkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

F-PKB DPRD Gresik Disambati Guru Swasta LP Ma’arif NU Kepastian Realisasi Bosda dan Peningkatkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif DPRD Gresik

Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif DPRD Gresik

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Bupati Yani : Sudah Tak Ada Anak SD dan SMPN di Gresik tidak Bisa Mengaji

Bupati Yani : Sudah Tak Ada Anak SD dan SMPN di Gresik tidak Bisa Mengaji

Berita   Daerah   Pemerintah   Pendidikan   Sorotan
DPRD Gresik Nilai Ada Kejanggalan di Balik Kegagalan Penyertaan Modal ke PT Gresik Migas

DPRD Gresik Nilai Ada Kejanggalan di Balik Kegagalan Penyertaan Modal ke PT Gresik Migas

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Ketua FPKB DPRD Gresik Janji Perjuangkan Bosda Tak Dihapus

Ketua FPKB DPRD Gresik Janji Perjuangkan Bosda Tak Dihapus

Berita   Daerah   Pemerintah   Pendidikan   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled