GRESIK , Berita Utama– Pasangan Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif setelah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030 berjanji untuk bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat.
Sebagai langkah awal, dalam 100 hari pertama, sejumlah program prioritas yang terangkum dalam visi Nawa Karsa akan segera dijalankan.
Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa periode awal kepemimpinannya akan difokuskan pada percepatan program strategis, salah satunya penanganan banjir Kali Lamong melalui pembangunan retarding basin atau kolam retensi di Tambak Beras, Cerme.
“Ini adalah langkah konkret pertama dalam sejarah penanganan banjir Kali Lamong. Dalam 100 hari ini, kami pastikan penanganannya berjalan semakin baik dan cepat, dimulai dari perencanaan kolam retensi lainnya,” jelasnya, Kamis (20/02/2025)
Di sektor kesehatan, optimalisasi layanan
Universal Health Coverage (UHC) menjadi prioritas. Layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Gresik ini akan terus dikembangkan dengan penguatan Rumah Sakit Gresik Sehati.
“Rumah Sakit Gresik Sehati yang telah kami bangun akan menjadi pusat layanan kesehatan di wilayah selatan. Kami akan memastikan layanan di rumah sakit ini segera optimal, baik dari sisi sumber daya manusia, administrasi, maupun fasilitas penunjang lainnya,” Imbuh fia.
Sementara itu, di sektor pelayanan publik, Bupati dan Wakil Bupati Gresik menegaskan pentingnya akselerasi layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami mendorong OPD untuk fokus pada layanan yang masih perlu ditingkatkan, seperti perlindungan anak pekerja migran serta kerja sama dalam penyerapan tenaga kerja lokal,” ungkapnya.
Selepas pelantikan hari ini, seluruh kepala daerah akan mengikuti retret kepemimpinan di Magetan pada 21-28 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarkepala daerah, mendalami strategi kepemimpinan, serta membangun visi bersama dalam menjalankan pemerintahan yang lebih baik.
Komentar telah ditutup.