Tak Boleh Jualan di Sekitar Venue Piala Dunia U-17, Pedagang Jersey Timnas Indonesia Keluhkan Sepi Pembeli

Beritautama.co - November 9, 2023
Tak Boleh Jualan di Sekitar Venue Piala Dunia U-17, Pedagang Jersey Timnas Indonesia Keluhkan Sepi Pembeli
JERSEY. Irpan memajang dagangan jersey Timnas Indonesia di dekat Stadion Joko Samudero karena tak boleh disekitaran venue Piala Dunia U-17 di GBT Surabaya  - (febrian kisworo)

GRESIK, Berita Utama – Gempita jelang opening ceremony gelaran Piala Dunia U-17 yang pada Jumat besok (10/10/2023) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya tak bisa dirasakan pedagang kecil yang menjual jersey Timnas Indonesia

Seperti dirasakan oleh Irpan Sanjaya (29) asal Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.  Pedagang jersey Timnas Indonesia ini, kesulitan  menjual dagangananya dalam momen Piala Dunia U-17 di sekitaran venue GBT. Alhasil, dia terpaksa menggelar lapak dagangannya di Jalan Veteran Kota Gresik,

“Kemarin rencananya dipajang di deket Gelora Bung Tomo. Tapi disterilkan, katanya tak boleh dagang gitu. Ada delapan petugas dari Satpol PP Surabaya yang datang secara baik-baik sih. Intinya, kalau besok masih jualan diambil katanya, dagangannya itu,” ujarnya saat ditemui beritautama.co Kamis (09/10/2023).

Irpan bersama beberapa teman lainnya, sudah tiga hari sejak Selasa (07/10/2023), menggelar jualan jersey Timnas Indonesia dengan harga sekitar Rp 140 ribu per kaos. Namun, pendapatannya masih terbilang minim tidak lebih dari Rp 300 ribui.

 “Biasanya kalau dipajang, ya tinggal dipajang gitu seperti sebelum-sebelumnya. Sekarang malah berbeda. Pedagang taunya kan Piala Dunia bakal ramai. Apalagi kita ini kan ya asli pribumi, bermanfaat banget bagi pribumi. Baru kali ini sepi pembeli, dari pertandingan reguler saja, di Sidoarjo kita dapat mesti minim Rp 5 juta. Ini udah tiga hari masih dapat Rp 300 ribu,” imbuhnya.

Sikap pemerintah yang terlalu ketat terkait regulasi adanya penyeterilan pedagang tersebut membuatnya kecewa. Menurutnya, penyeterilan yang dilakukan tidak disertai adanya sosialiasi. Sehingga, dia baru mengetahui ketika sudah berdagang di sekitar Stadion GBT.

” Piala Dunia kapan lagi ada di Indonesia, kan begitu. Yang saya lihat waktu Piala Dunia di Afrika, peluitnya sampai terkenal . Kok kita tak bisa begitu?. Di Indonesia ,produk-produk lokal apa tak pengen dilihat gitu? Sementara ini mau dagang saja susah. Malah dijauhkan dari stadion. Jadi, tau gitu wajah Indonesia seperti apa? Bagi kita, ya manfaat betul. Kok Indonesia malah, bukan dilarang sih, tetapi ditertibkan gitu. Jauh dari lokasi gitu. Pedagang yanglainnya saya yakin juga bawa stoknya banyak. Kalau gak ada yang jual atribut ya gak bakalan ramai, terutama di sepak bola,” pungkasnya.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
DPRD Gresik Bentuk 4 Pansus Bahas 5 Ranperda

DPRD Gresik Bentuk 4 Pansus Bahas 5 Ranperda

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif, Ini Jawaban DPRD Gresik

Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif, Ini Jawaban DPRD Gresik

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
F-PKB DPRD Gresik Disambati Guru Swasta LP Ma’arif NU Kepastian Realisasi Bosda dan Peningkatkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

F-PKB DPRD Gresik Disambati Guru Swasta LP Ma’arif NU Kepastian Realisasi Bosda dan Peningkatkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif DPRD Gresik

Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif DPRD Gresik

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Bupati Yani : Sudah Tak Ada Anak SD dan SMPN di Gresik tidak Bisa Mengaji

Bupati Yani : Sudah Tak Ada Anak SD dan SMPN di Gresik tidak Bisa Mengaji

Berita   Daerah   Pemerintah   Pendidikan   Sorotan
DPRD Gresik Nilai Ada Kejanggalan di Balik Kegagalan Penyertaan Modal ke PT Gresik Migas

DPRD Gresik Nilai Ada Kejanggalan di Balik Kegagalan Penyertaan Modal ke PT Gresik Migas

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Ketua FPKB DPRD Gresik Janji Perjuangkan Bosda Tak Dihapus

Ketua FPKB DPRD Gresik Janji Perjuangkan Bosda Tak Dihapus

Berita   Daerah   Pemerintah   Pendidikan   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled