Puluhan Pedagang Sapi di Sapudi Sumenep Geruduk Kantor Kecamatan Gayam

Beritautama.co - Mei 11, 2022
Puluhan Pedagang Sapi di Sapudi Sumenep Geruduk Kantor Kecamatan Gayam
Puluhan pedagang sapi di Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep menggeruduk kantor kecamatan setempat, Rabu (11/05/2022) - (foto: ist)
|

SUMENEP – Beritautama.co – Puluhan pedagang sapi di Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep menggeruduk kantor kecamatan setempat, Rabu (11/05/2022). Kedatangan pedagang sapi tersebut untuk meminta klarifikasi terkait dengan larangan menjual sapi keluar daerah Kabupaten Sumenep.

Ada sekitar 30 pedagang sapi yang melakukan demontrasi ke Kecamatan Gayam lantaran larangan tersebut dianggap merugikan pedagang lokal maupun pedagang yang hendak menjual keluar daerah.

Salah satu pedagang sapi, HSN menyampaikan bahwa para pedagang sudah telanjur membeli sapi sehingga dirinya dapat menanggung kerugian yang cukup besar jika tidak bisa mengirim ke luar daerah.

“Ini kami sudah telanjur membeli, siapa yang bakal merawat kalau misalnya tidak diperbolehkan untuk dikirim ke luar daerah,” katanya.

Selain itu, HSN mengaku pihaknya membutuhkan solusi dari Pemerintah Kecamatan Gayam. Oleh karenanya, para pedagang sapi menggeruduk Kantor Kecamatan Gayam untuk meminta kebijakan agar masyarakat sama-sama dipikirkan.

“Kami juga tidak mau rugi, yang jelas kalau tidak bisa dikirim keluar para pedagang bakal menanggung kerugian yang besar,” imbuhnya.

Pada kesempatan demontrasi tersebut, pihak perwakilan para pedagang ditemui langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gayam dan pihak Karantina Peternakan dan Pertanian Kecamatan Gayam.

Sekcam Gayam Hedi Risman menyampaikan bahwa terkait dengan persoalan tersebut pihaknya tetap mengikuti aturan yang ada. Dirinya menjelaskan bahwa untuk hari ini tetap bisa mengeluarkan ke mana pun akan dikirim, namun hanya saja pihak karantina tidak bisa mengeluarkan surat izin.

“Nunggu aturan ini dicabut, kalau sudah aturannya dicabut maka tidak masalah,” imbuhnya.

Sementara pihak Karantina Peternakan dan Pertanian Kecamatan Gayam Syaifudin menyampaikan bahwa pihak karantina tidak berani memberikan surat izin lantaran ada wabah nasional penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi.

“Jadi memang secara nasional ditutup peredaran sapi antardaerah, karena ditakutkan penyakit tersebut menyebar luas,” katanya.

Namun, lanjutnya, untuk pengiriman ke daratan Sumenep tetap diperbolehkan karena yang tidak diperbolehkan hanya untuk pengiriman ke Pulau Jawa.

“Secara lokal Sumenep tetap bisa, untuk ke Pulau Jawa tidak berani, karena takut ada permasalahan di sana,” jelasnya.

Terkait kapan hal itu akan cabut, Syaifuddin mengaku sampai peredaran wabah PMK tersebut dianggap steril dan tidak ada.

Seperti diketahui, pelarangan penjualan sapi antardaerah tersebut mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Karantina Pertanian Nomor: 12950/KR.120/K/05/2022.

Surat edaran tersebut mengatur tentang peningkatan kewaspadaan terhadap kejadian penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi. (san/zar)

Tinggalkan Komentar

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Cabup Syahrul Munir – PKP RI Gresik Sharing Tuntaskan Permasalahan Koperasi

Cabup Syahrul Munir – PKP RI Gresik Sharing Tuntaskan Permasalahan Koperasi

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
SIG  Bagikan Hewan Kurban 186 Sapi dan 145 Kambing di 23 Propinsi di Indonesia

SIG Bagikan Hewan Kurban 186 Sapi dan 145 Kambing di 23 Propinsi di Indonesia

Berita   Ekonomi   Nasional   Sorotan
Polres Gresik Bagikan Hewan Kurban 12 Sapi dan 74 Kambing

Polres Gresik Bagikan Hewan Kurban 12 Sapi dan 74 Kambing

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
PG Bagikan Hewan Kurban 22  Sapi dan 98 Kambing Senilai Rp 1,02 M

PG Bagikan Hewan Kurban 22 Sapi dan 98 Kambing Senilai Rp 1,02 M

Berita   Daerah   Ekonomi   Sorotan
Cabup Syahrul Munir Siap Fasilitasi dan Support Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola

Cabup Syahrul Munir Siap Fasilitasi dan Support Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola

Berita   Daerah   Olahraga   Sorotan
Momen Penting Bagi PTFI dan Indonesia, 22 Ribu Ton Konsentrat Tembaga Dimurnikan di Dalam Negeri

Momen Penting Bagi PTFI dan Indonesia, 22 Ribu Ton Konsentrat Tembaga Dimurnikan di Dalam Negeri

Berita   Ekonomi   Nasional   Sorotan
Cabup Syahrul Munir Sharing dan Disambati LP Ma’arif  NU Se-Gresik Permasalahan Pendidikan

Cabup Syahrul Munir Sharing dan Disambati LP Ma’arif NU Se-Gresik Permasalahan Pendidikan

Berita   Daerah   Headline   Pendidikan   Sorotan
hari-santri-2023 hamdi-nu