GRESIK, Berita Utama – Kabupaten Gresik menjadi buah bibir dalam kancah politik nasional menjelang pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 yang tinggal sebulan lagi. Sebab, TIMNAS pemenangan pasangan calon presiden (Capres) Anies Baswedan Cawapres Muhaimin Iskandar (AMIN) menginformasikan laporan yang diterima adanya intimidasi dilakukan oleh oknum Aparat Penegak Hukum (APH) kepada panitia lokal kampanye Cawapres Muhaimin Iskandar paska melakukan kampanye di Gresik pada Jumat (29/12/2023) lalu. Bahkan, ramai dalam pemberitaan di media massa, Muhaimin Iskandar bakal melaporkan ke Ptesiden Jokowi terkait permasalahan tersebut.
Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik, M. Syahrul Munir saat dikonfirmasi membenarkan adanya intimidasi yang menimpa panitia lokal tim kampanye AMIN. Pihaknya amat disayangkan pola yang mencederai iklim demokrasi di Indonesia.
“Iya, saya membenarkan adanya intimidasi oleh oknum aparat Kepolisian paska penyelenggaraan kegiatan AMIN. Kades-kades yang dinilai mendukung AMIN diintimidasi dan mau dicari kesalahannya ,” ujar dia kepada beritautama.co, Jumat (12/01/2024).
Politisi muda PKB yang juga penanggung jawab kegiatan tersebut, menyatakan bahwa telah menaati semua prosedur dan ketentuan yang berlaku untuk melaksanakan kegiatan itu.
“Kebetulan saya penanggung jawab di acara tersebut. Saya juga kaget kok bisa sampai sebegitunya, padahal secara perizinan semua sudah lengkap. Bahkan sudah ada surat rekomendasi kampanye dari Polda Jatim,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, dia menyayangkan kenapa bisa terjadi. Sebab, demokrasi yang dibangun oleh para pendahulu sudah cukup baik dengan jerih payahnya.
“Tentu saya menyayangkan sikap aparat tersebut karena mencederai demokrasi yang sudah jerih payah dibangun oleh pendahulu kita,” tandasnya.
Komentar telah ditutup.