GRESIK, Berita Utama- Pengurus dan karyawan Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG) diharapkan terus berinovasi agar memberikan dampak dan contoh koperasi lainnya di Kabupaten Gresik. Permintaan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) ketika menghadiri puncak Hari Ulang Tahun (HUT) K3PG ke 39, Senin (21/08/2023).
“Kita akan kampanyekan ke koperasi lain agar bisa meniru K3PG baik dari sisi manajemen, administrasi dan inovasinya,”ujar dia.
Ditambahkan, K3PG menjadi kebanggaan Pemkab Gresik. Saat puncak HUT Koperasi ke-76 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Jember K3PG meraih sejumlah penghargaan sebagai koperasi terbaik.
“Tren ini harus dipertahankan, saya bersama Bupati Gresik merasa bangga dengan prestasi yang diraih oleh K3PG, “ujarnya.
Bu Min berharap, K3PG bisa berkolaborasi dan sinergi dengan Pemkab Gresik agar kedepan dapat memberikan manfaat lebih besar lagi. Prestasi yang diraih K3PG ini harus menjadi inspirasi bagi koperasi lain di Kabupaten Gresik. Sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Gresik.
“Prestasi K3PG ini harus menjadi virus dapat menular ke gerakan koperasi lain dan membawa kesejahteraan bagi anggota pada khususnya dan masyarakat Gresik pada umumnya, “tutur wabup.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT. Petrokimia Gresik sekaligus Dewan Penasehat K3PG Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, sejak didirikan K3PG sudah berkembang pesat dan berprestasi tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Ada sejumlah prestasi yang dinobatkan kepada K3PG di ajang internasional di Bangkok Thailand, Singapore, Jakarta dan terakhir di Provinsi Jawa Timur, “terangnya.
Sesuai arahan Wakil Menteri (Wamen) BUMN, sambung Dwi Satriyo, bahwa kegiatan usaha ada 3 indikator keberhasilan. Pertama sustainable atau berkelanjutan, kedua growth atau bagaimana bisa tumbuh, ketiga sejauh mana perusahaan itu menguasai transformasi digital atau IT. Sebab banyak perusahaan yang diambil alih karena salah satunya tidak menguasai IT.
“Maka tiga hal ini sangat penting. Bagaimana suatu usaha harus berkelanjutan, tumbuh dan bertransformasi dibidang teknologi dalam menghadapi tantangan perubahan saat ini, “ungkapnya.
Sedangkan Pengurus K3PG Awang Djohan Bachtiar mengatakan, dalam momen HUT ke-39 mengangkat tagline “ENERGIC” yang merupakan akronim dari Excellent (Unggul), Nimble (Gesit), Expert (Ahli), Reliable (Terpercaya), Growth (Tumbuh), Innovative dan Care (Peduli).
“Tagline ini merupakan semangat yang harus dimiliki setiap insan di K3PG. Energic atau tidak pernah lelah dalam mensejahterakan anggota, “terangnya.
Dijelaskan, hasil yang diraih K3PG sekarang tidak dapat dilihat dari kinerja saat ini saja. Tapi merupakan rantai berkesinambungan perjalanan K3PG selama hampir empat dekade ini.
“Berawal dari sudut kantor K3PG di GOR Tri Dharma pada tahun 1984. Kini K3PG memiliki 9 unit usaha 3 anak perusahaan dengan target penjualan tahun 2023 sebesar Rp 871,9 milliar. Angka ini lebih besar atau sekitar 118 persen dari realisasi tahun 2022 kemaren, “ungkap Awang.
Pihaknya optimis bisa melampaui target dengan bekal inovasi yang yang telah dijalankan. Karena ini komitmen kami dalam mensejahterakan anggota. Berkat inovasi ini pula K3PG meraih sejumlah penghargaan selama setahun terakhir.
“K3PG berhasil berprestasi di level internasional, meraih predikat “4 stars” dalam konvensi inovasi internasional APQO ke-27. Predikat “4 stars) merupakan penghargaan tertinggi di ajang ini, “terangnya.
Berikutnya, lanjut Awang, K3PG juga meraih 2 Diamond dan 2 Best Performance di TKMPN XXVI. Prestasi ini mengantarkan K3PG sebagai satu-satunya entitas di bawah Petrokimia Gresik Grup yang meraih 2 Diamond dan sekaligus 2 Best Performance.
Selain itu, K3PG juga menerima penghargaan Zero Accident selama 942.303 jam kerja orang dari Gubernur Jawa Timur. Serta meraih penghargaan koperasi konsumen berprestasi terbaik di Jawa Timur yang diserahkan pada puncak HUT Koperasi ke-76 di Kabupaten Jember. “Pada saat koperasi kita semakin maju, K3PG harus peduli dengan masyarakat sekitar. Karena keberhasilan unit usaha tidak bisa lepas dari dukungan dan doa masyarakat sekitar, “pungkasnya.
Komentar telah ditutup.