GRESIK, Berita Utama – Kendati belum mengantongi surat tugas dari DPP Partai Gerindra, tetapi bakal calon bupati (Bacabup) dr Asluchul Alif sudah mengantongi kriteria sosok yang bakal digandeng menjadi bakal calon wakil bupati (bacawabup). Termasuk, berdasarkan hasil survei internal yang telah berlangsung tanggal 1-10 Juni 2024.
“Harus tokoh dari Gresik selatan. Sosoknya religius, tidak harus dari kalangan muda. Itu yang diiiginkan masyarakat. Karena saya sendiri sudah mewakili generasi muda,” ujarnya seusai menerima rekomendasi dari pimpinan anak cabang (PAC) Partai Gerindra se- Gresik dalam rapat pimpinan cabang (Rapimcab) Partai Gerindra Gresik yang dihadiri Ketua DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad, Rabu malam (19/6/2024).
Terkait koalisi, Alif menyatakan akan menggandeng seluruh partai politik. Hal ini agar terwujud koalisi besar.
“Mudah-mudahan terwujud,” ucap dia.
Sedangkan Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad mengatakan, koalisi yang terbangun di Pemilihan Presiden (Pilres) sangat dinamis. Sehingga, tak bisa menjadi acuan dalam Pilkada Gresik 2024.
“Sangat dinamis dan cair. Jadi, tak bisa serta merta koalisi dalam Pilpres dibawa ke daerah,”tandasnya.
Gus Sadad-sa[aan akrab Anwar Sadad juga memacu semangat para kader untuk terus membangun kekuatan memenangkan dr Asluchul Alif menjadi Bupati Gresik di Pilkada 2024.
“Jika mengunakan logika pertempuran, harus memiliki pasukan yang banyak. Saya mengapresiasi capaian Partai Gerindra Gresik yang mampu meningkatkan perolehan kursi saat ini,” bebernya.
Sadad juga menuturkan, aura kemenangan pilpres harus tentu dijaga. Salah satunya mengusung dr Asluchul Alif menjadi bupati Gresik.
“Tentunya tidak hanya memenangkan saja, namun juga membawa kemajuan maupun kemanfaatan bagi masyarakat Gresik,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur MH Rofiq menambahkan, penunjukan dr Asluchul Alif sebagai calon bupati akan menjadi atensi. Apalagi, aspirasi dari seluruh PAC. Hal tersebut akan menjadi rujukan oleh DPP Partai Gerindra untuk mendapatkan SK rekomendasi.
“Nanti DPP yang memberikan rekomendasi, kita berjenjang,” pungkasnya.
Komentar telah ditutup.