GRESIK, Berita Utama- Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) Satkorwil Jawa Timur ke-XXXVIII sekaligus Satkorcab Banser Gresik ke-II yang berlangsung tiga hari dengan diikuti sebanyak 150 kader NU dari Jatim, Kalimantan hingga Nangroe Aceh Darusalam (NAD) di Hidayatul Ummah Kecamatan Balongpanggang, akhirnya ditutup oleh Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), Minggu (27/11/2022).
Dalam amanatnya, Bupati Gus Yani menyampaikan pentingnya memiliki niat yang tulus untuk menjadi seorang kader jamiyah Nahdlatul Ulama (NU).
“Organisasi (NU) ini dibangun oleh para kekasih Allah SWT. Guru-guru serta kiai-kia kita. Mudah-mudahan dengan kita bergabung di sini, merupakan tanda bahwa kita ingin bersama-sama beliau” ujar Gus Yani.
Saat ini, sambung dia, organisasi NU terus bergerak dan berkembang untuk menebar manfaat kepada masyarakat disekitarnya. Maka, sebagai anggota sudah selayaknya memiliki rasa tulus dan loyalitas sehingga bisa bergerak satu arah sesuai tujuan mulia NU.

“Mudah-mudahan ini tertanam dalam hati. Kita melangkah bersama para guru-guru kita. Bergerak. Banser tidak pernah lelah dan berhenti menebar kebaikan,” tegasnya dihadapan sahabat-sahabat Banser dalam kegiatan mengusung tema “Melahirkan Kader yang Militan, Progresif, Responsif dan Inovatif, dalam Menyongsong 1 Abad Nahdlatul Ulama”.
Dalam kesempatan yang sama, diberikan apresiasi kepada tiga kader Banser terbaik dalam Susbalan Satkorwil Jawa Timur ke-XXXVIII. Suatu prestasi yang membanggakan lantaran sahabat Banser dari Gresik atas nama Moh. Afif meraih peringkat pertama. Peringkat berikutnya berturut-turut diraih oleh sahabat Ismail dari Satkorwil Aceh, dan sahabat Ahmad Khamim dari Satkorcab Blitar. Susbalan Banser Satkorwil Jatim berlangsung selama tiga hari, mulai Jum’at (25/11) hingga Minggu (27/11). Pembukaan kegiatan oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, Gus Syafiq Sauqi. Dalam Susbalan, kader Banser digembleng dengan sejumlah materi. Baik pengetahuan, fisik maupun mental.