GRESIK, Berita Utama – Tradisi Rebo Wekasan masih leataru yang rutin dilaksanakan tiap tahun di Desa Suci, Kecamatan Manyar. Selain sarat akan nilai-nilai adiluhung dan sejarah akan nenek moyang terdahulu, juga mendukung geliat perekonomian hingga persatuan warga setempat.
“Tradisi Rebo Wekasan atau disebut dengan istilah Rebo Pungkasan adalah kegiatan tahunan yang dirayakan pada hari Rabu terakhir di bulan Safar,” ujar Tokoh Masyarakat Desa Suci H Khoirul Huda kepada awak media, Senin (11/09/2023).
Anggota DPRD Gresik dari PPP tersebut mengapresiasi jalannya kegiatan yakni kirab tumpeng , mulai dari Balai Desa Suci menuju ke Sendang Sono atau warisan sumber mata air dari Sunan Giri.
“Tradisi yang mengandung nilai spiritualitas, tapi juga nilai ekonomi, dan nilai persatuan. Tahun ini kami mengajak lima perguruan silat untuk ikut meramaikan budaya leluhur tersebut sebagai wujud persatuan dalam perbedaan,” imbuh dia.
Sementara itu, Kepala Desa Suci Achmad Rizal mengungkapkan, tradisi Rebo Wekasan juga bisa menjadi ajang silaturahim bersama keluarga dekat maupun keluarga jauh untuk mencicipi kudapan Lontong Bumbu Ladan.
“Tradisi ini juga disebut dengan tegal deso atau silaturrahim kedua setelah hari raya Idul Fitri, sebab momen disana adalah momen membahagiakan berkumpul bersama keluarga,” tandasnya.
Komentar telah ditutup.