GRESIK, Berita Utama – Setelah dua tahun pandemi dan dilaksanakan untuk kedua kalinya, tradisi Malam Selawe yang terpusat di Makam Sunan Giri, berlangsung meriah. Puluhan ribu masyarakat Gresik hingga luar Gresik berduyun-duyun memadati Kabupaten Gresik.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Gresik berencana untuk menjadikan sebagai agenda rutin tahunan yang akan dipanitiai oleh pemerintah. Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) saat berziarah di pesarean Makam Sunan Giri dalam acara bertajuk Malam Selawe, Sabtu malam (15/04/2023).
“Ada usulan bahwa, peringatan Malam Selawe tahun depan akan menjadi salah satu agenda acara Pemkab Gresik. Karena ini tidak di Desa Giri saja, tetapi meluas ke desa-desa yang lain, termasuk Desa Klangonan supaya menjadi satu kesatuan,” jelas dia.
Bu Min juga mengapresiasi pemerintah desa setempat beserta Kecamatan Kebomas yang sukses melaksanakan kegiatan tradisi Malam Selawe yang sudah berjalan secara turun-temurun.
“Di Kabupaten Gresik, sejak zaman Sunan Giri, ritual keagamaan selalu dilaksanakan. Kita harus melestarikan, sehingga tidak hanya jalan-jalan ke Sunan Giri, tetapi bagaimana juga bermunajat. Kenapa ada UMKM, karena banyak masyarakat menjelang hari raya membutuhkan jajanan, sepatu, dan sebagainya,” tutur dia.
Selain itu, Bu Min juga mengapresiasi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik yang sudah melancarkan usaha dari para pelaku UMKM.
“Mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Gresik,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Kecamatan Kebomas Moch. Jusuf Ansyori menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peziarah yang datang ke Makam Sunan Giri Gresik.
“Tidak hanya berziarah, namun juga bisa meningkatkan perekonomian di sekitar Kecamatan Kebomas, adanya UMKM yang semakin banyak,” jlentrehnya.
Selain itu, pihaknya juga menhuka pelayanan gratis kepada seluruh pelaku UMKM dalam memberikan legal izin usaha dalam agenda kegiatan tersebut.
“Di samping kita melaksanakan malam selawe, kita juga melaksanakan pelayanan gratis dalam memberikan legal usaha UMKM yang ada. NIB, juga kita didukung oleh KUA Kebomas dalam rangka sertifikat halal,” tandas dia.
Komentar telah ditutup.