GRESIK, Berita Utama- Digitalisasi pertanian yang dijalankan PT Petrokimia Gresik (PG) mampu meningkatkan hasil pertanian. Peningkatan produktivitas ini terlihat dari pelaksanaan “Panen Bersama Demonstration Farming (Demfarm) di Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah yang berhasil meningkatkan hasil panen hingga 41,54 persen dari sebelumnya 6,5 ton perhektar menjadi 9,12 ton perhektar.
Demfarm merupakan model percontohan dalam implementasi smart precision farming. Menjadi strategi perusahaan memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi modern pada sektor pertanian.
Di Sukoharjo, Demfarm dilaksanakan pada lahan seluas 7,9 hektare atau 22 petak lahan terpusat di Kecamatan Tawangsari. Pada proses budidaya, petani dikenalkan penggunaan drone untuk pemupukan dan penyemprotan.
“Penggunaan drone terbukti mampu menekan biaya khususnya pada biaya tenaga kerja. Ada penghematan sebesar 7,93 persen. Dengan adanya program digitalisasi ini, kami juga berharap dapat menarik minat generasi muda untuk terjun di sektor pertanian,” ujar Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih dalam siaran persnya, Kamis (30/05/2024).
Sementara itu teknologi budidaya pertanian yang diaplikasikan pada lahan demfarm ini menggunakan rekomendasi pemupukan berimbang Petrokimia Gresik. Dimana untuk satu hektare lahan demfarm menggunakan dosis pemupukan 1.000 Kg Petroganik Premium, 300 Kg Phonska Plus, 150 KgPhosgreen, dan 400 Kg ZA Plus.
Lebih lanjut Digna mengungkapkan, peningkatan produktivitas tanaman padi dan penurunan biaya operasional budidaya tanaman padi berdampak positif pada peningkatan pendapatan petani, yaitu sebesar Rp 18.082.000 lebih tinggi dibanding hasil panen sebelumnya. “Demfarm ini menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia khususnya di Kabupaten Sukoharjo. Kami berharap Demfarm ini diduplikasi oleh petani lain di Indonesia nantinya,” pungkasnya.
Komentar telah ditutup.