Rapat Bahas Anggaran Gresik tahun 2023 Sempat Gaduh, Ini Penyebabnya

Beritautama.co - Oktober 30, 2022
Rapat Bahas Anggaran Gresik tahun 2023 Sempat Gaduh, Ini Penyebabnya
M SYAHRUL MUNIR - (rifqi badruzzaman)
|

GRESIK, Berita Utama – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik melempar kritik terhadap kebijakan Tim Anggaran (Timang) Pemkab Gresik yang  asal-asalan dalam mengepras atau mengurangi anggaran dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Gresik tahun 2023.

Alhasil, terjadi kegaduhan sengit dalam rapat anggaran antara Timang dan Banggar. Sebab, Timang berdalih ada penurunan dana transfer dari pemerintah pusat yang berimbas pada fiskal daerah. Sehingga, perlu dilakukan efesiensi.

“Kita minta rasionalisasi pendapatan agar tidak asal kepras. BPPKAD kemarin laporan ke kita bahwa JIIPE (Java International Integrited Port and Estate) itu punya potensi pendapatan Rp 1 rrilyun. Itu aja diseriusi,” ujar Anggota Banggar DPRD Gresik, M Syahrul Munir, Minggu (30/10/2022).

Dijelaskan, berdasarkan laporan rapat Banggar DPRD Gresik, struktur pendapatan di RAPBD Tahun 2023 mengalami penurunan terutama di pendapatan transfer. Pendapatan dalam KUA PPAS  disepakati sebesar Rp 3, 911 trilin  menjadi sebesar Rp. 3, 733 triliun.

Untuk  belanja daerah dari Rp. 4, 190 trilun di nota keuangan RAPBD 2023 dikurangi 21 item belanja sebesar Rp. 141 miliar. Sehingga menjadi sebesar Rp. 4, 049 trilin  dengan defisit anggaran yang cukup tinggi yaitu sebesar Rp 315 miliar atau 8,46 %.  Untuk mengurangi defisit sampai dengan 5,3% di angka defisit sebesar Rp. 197 miliar, maka harus ada pengurangan belanja sebesar Rp. 117 miliar.

“Awalnya, alokasi ADD dikepras hampir Rp 22,9 miliar dalam RAPBD Gresik tahun 2023. Padahal, penghasilan tetap (siltap) untuk perangkat desa masih kurang kalau mengacu peraturan bupati. Ironisnya, justru dikepras. Bagaimana perangkat desa bisa sejahtera?” cetus dia.

Ketua F-PKB DPRD Gresik ini menegaskan, Pemkab Gresik justru seharusnya menambah alokasi ADD sehingga kesejahteraan perangkat desa bisa naik. Alasannya, penghasilan perangkat desa ditentukan dengan alokasi ADD. Sementara jumlah perangkat desa lebih banyak dibandingkan dengan kepala desa (kades).

“Justru kepala desa sudah dimanjakan dengan diberi motor baru N-Max untuk operasional di tahun 2022 ini. Alhamdulillah tidak jadi ada pengeprasan ADD karena ada penambahan pendapatan daerah,,” ucapnya. 

Begitu juga usulan tambahan BOSDA dan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) yang awalnya dicoret oleh Timang Pemkab Gresik, akhirnya dipaksa Banggar DPRD Gresik untuk dikembalikan.

 “Tambahan BOSDA hanya sekitar Rp 8 miliar saja. Dan BPPDGS sebesar Rp 10, 5 miliar. Itupun dana sharing karena biasanya ada BPPDGS dari Pemprov Jatim,” beber dia.

Kembalinya anggaran tersebut setrelah Banggar DPRD Gresik mengusulkan untuk kenaikan di postur pendapatan terutama di Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 100 miliar  sehingga pendapatan naik menjadi sebesar Rp. 3,862 triliun.

Pos anggaran lain yang batal dikepras yakni pokok-pokok pikiran (pokr) dewan sebesar Rp  25 miliar. Dinas CKPKP sebesar Rp 10 miliar untuk pembangunan gedung air bersih non DAK dan Dinas PUTR sebesar Rp 12 miliar serta usulan Musrenbang sebesar Rp 12 miliar. Total yang tak jadi dikepreas sebesar Rp 99.9 miliar.

Tinggalkan Komentar

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Implementasi Dorong Penguatan UMKM, BRI Gresik Serahkan Bantuan Mobil Display

Implementasi Dorong Penguatan UMKM, BRI Gresik Serahkan Bantuan Mobil Display

Berita   Daerah   Ekonomi   Sorotan
Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik, Polres Gresik Sidak Senpi Personel

Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik, Polres Gresik Sidak Senpi Personel

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Komisi IV DPR RI Pastikan Ada Alokasi Pupuk Subsidi Perikanan di 2026

Komisi IV DPR RI Pastikan Ada Alokasi Pupuk Subsidi Perikanan di 2026

Berita   Daerah   Nasional   Pemerintah   Sorotan
Personel Polres Gresik Secara Acak Mendadak Dites Urine

Personel Polres Gresik Secara Acak Mendadak Dites Urine

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
BRI Bantu Material Bangunan Rp150 Juta untuk Renovasi MI di Dukun Gresik

BRI Bantu Material Bangunan Rp150 Juta untuk Renovasi MI di Dukun Gresik

Berita   Daerah   Ekonomi   Pendidikan   Sorotan
Gresik Phonska Plus Buka Peluang Juara Putaran Kedua Proliga 2026

Gresik Phonska Plus Buka Peluang Juara Putaran Kedua Proliga 2026

Berita   Opini   Sorotan
Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled