GRESIK- beritautama.co-Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) ke-72 ditutup dengan launching single dari Group Gambus Putri Banyu Biru Ranting Lowayu PAC Dukun Minggu malam (15/05/2022), yang dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Aminatun Habibah (Bu Min), Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur yang juga Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PCFNU) Gresik, Ufiq Zuroida, bersama sang suami yang juga Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir, Anggota DPRD Gresik Dapil VII yang juga asli putra Desa Lowayu, Jumanto dan Asroin Widiana, Jajaran MWCNU Kecamatan Dukun.
Ketua Fatayat NU Ranting Lowayu Hj. Nazila dalam sambutannya menyampaikan beberapa rangkaian untuk menyemarakan Puncak Harlah Fatayat NU Ke-72 ranting Lowayu mulai Senam Fatayat yang dilakukan pagi tadi Khotmil Qur’an serta launching lagu Mahakarya dari Group Gambus Putri Banyu Biru.
“Semoga rangkaian kegiatan puncak harlah Fatayat NU Ke-72 ranting Lowayu dapat diridhoi Allah SWT,” harapnya.
Kepala Desa Lowayu Amin Iskandar menambahkan Desa Lowayu memiliki 36 RT dan 9 RW dengan jumlah penduduk sebanyak 8 600 orang.
“Alhamdulillah pada lomba Desa kemaren Desa Lowayu dapat meraih juara ke 2 tingkat Kabupaten dan satu-satunya Desa di Kecamatan Dukun yang berstatus Desa Berdaya.” terangnya.
Harapan kedepannya, bisa sampai Tingkat Provinsi hingga Nasional dengan menumbuhkan potensi-pontensi yang dimiliki Desa Lowayu Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik.
Sementara itu, Wabup Bu Min mengatakan, di usia ke-72 tahun tentunya Fatayat sudah dewasa harus bisa berdiri sendiri dan Fatayat dengan Badan Otonom (Banom) ataupun lembaga lain yang ada di Nahdlatul Ulama (NU) harus saling kerjasama saling melengkapi dan berkolaborasi.
“Selain itu Fatayat harus berkontribusi dan bekerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) maupun Pemerintah Daerah.” tuturnya.
Ditambahkan, sahabat Fatayat harus bisa berinovasi membaca peluang apa yang menjadi program desa terlebih dapat membantu BUMDes dalam rangka menaikkan APBDes atau program lain yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Terima kasih karena selama ini hubungan antara Fatayat NU dan Pemerintah Kabupaten Gresik cukup sinergis. Sebab tanpa dukungan semua pihak pemerintah Kabupaten Gresik tidak akan dapat berjalan dengan baik, termasuk dukungan Fatayat,” pungkasnya.