Penutupan Akses Transportasi Tambangan Perahu TBS Kecamatan Bojonegoro Dikeluhkan Warga dan Pelajar

Beritautama.co - April 8, 2022
Penutupan Akses Transportasi Tambangan Perahu TBS Kecamatan Bojonegoro Dikeluhkan Warga dan Pelajar
Tambangan perahu yang terletak di kompleks TBS (Taman Bengawan Solo) Kecamatan Bojonegoro - (foto: ist)
|

BOJONEGORO – Beritautama.co – Akses transportasi tambangan sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat bantaran Sungai Bengawan Solo. Pasalnya, tambangan perahu merupakan akses tercepat untuk menghubungkan wilayah Bojonegoro dan Tuban. Seperti tambangan perahu yang terletak di kompleks TBS (Taman Bengawan Solo) Kecamatan Bojonegoro.

Namun sangat disayangkan, jembatan yang menjadi moda transportasi para warga yang bekerja sebagai pedagang, pegawai, bahkan pelajar itu harus ditutup. Akibatnya, sejumlah masyarakat pengguna moda transportasi air tersebut harus mencari jalan lain. 

Penutupan itu dilakukan sejak Rabu (06/04/2022), dengan alasan akan dibangunnya ruang terbuka hijau (RTH) oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di sebelah utara pasar kota Bojonegoro atau TBS. 

“Akan dibangun RTH jadi sementara akses tambangan TBS ditutup,” ungkap Kepala Desa Banjarsari Fatkhul Huda. 

Untuk mencari solusi sementara, pihaknya melakukan audiensi yang dihadiri oleh forkopimcam dan masyarakat serta penambang perahu. 

“Hasil audiensi sore ini, sudah ditemukan solusi jangka pendek. Kita mengalihkan penyeberangan antara Desa Banjarsari dengan Desa Banjarrejo ini bergeser ke Desa Ledok Wetan yang mana lokasi tersebut tidak masuk wilayah RTH,” ucap Fatkhul Huda. 

Fatkhul Huda menambahkan, perwakilan masyarakat sudah menerima solusi tersebut, sehingga masyarakat yang kebanyakan merupakan pedagang dan anak sekolah yang menjadikan penyeberangan tersebut sebagai transportasi utama tetap bisa beraktivitas. 

“Tadi perwakilan masyarakat sudah menerima, yang terpenting transportasi anak-anak sekolah tidak terhalang dengan adanya penutupan,” pungkas Fatkhul Huda. 

Penutupan tersebut sudah dilakukan sejak malam hari setelah adanya instruksi secara lisan dari pemerintah terkait untuk menutup tambangan. Hingga saat ini, belum ada kepastian penutupan tersebut permanen atau hanya sementara. Namun, masyarakat tetap berharap penutupan tersebut tidak selamanya. 

Wendi, salah satu warga yang mengikuti audiensi mengatakan bahwa pihaknya menerima adanya penutupan tambangan ini, namun dengan catatan tidak selamanya.

“Ya kita menerima selama tidak ditutup selamanya dan berharap pembangunan segera selesai jadi segera bisa digunakan seperti semula,” terang Wendi, Kamis (07/04/2022). 

Tidak hanya itu, pelajar yang juga menjadikan tambangan sebagai akses utama berangkat sekolah juga mengaku keberatan, bahkan mengaku tidak berangkat sekolah jika dilakukan penutupan secara permanen. 

“Setiap hari berangkat sekolah lewat sini, kalau semisal ditutup total ya tidak sekolah,” ungkap Alinda. 

Alasannya, pelajar Bojonegoro tersebut tidak mempunyai kendaraan roda dua untuk memutar melewati Jembatan Kaliketek. Selain itu, dia juga merasa takut melewati jalur jembatan akibat rawan kecelakaan.

“Kalau lewat jalan raya takut, banyak kecelakaan dan mobil-mobil besar,” ujar Alinda. 

Dia berharap, penutupan tambangan tersebut hanya sementara karena menurutnya akan menyulitkan dalam melakukan aktivitas dan tambangan tersebut dianggap sudah lama ada. (han/zar)

Tinggalkan Komentar

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
F-PKB DPRD Gresik Soroti Kemandirian Fiskal Daerah Rendah dan Silpa Terlalu Besar

F-PKB DPRD Gresik Soroti Kemandirian Fiskal Daerah Rendah dan Silpa Terlalu Besar

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Ditetapkan Jadi Ketua DPC PKB Gresik, Syahrul Butuh Kebersamaan Semua Kader

Ditetapkan Jadi Ketua DPC PKB Gresik, Syahrul Butuh Kebersamaan Semua Kader

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Silpa Lebih Besar daripada Realisasi Belanja Modal di APBD Gresik 2025

Silpa Lebih Besar daripada Realisasi Belanja Modal di APBD Gresik 2025

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Petrokimia Gresik Pertahankan Predikat TOP CSR

Petrokimia Gresik Pertahankan Predikat TOP CSR

Berita   Ekonomi   Sorotan
Pemkab Gresik Perluas Jangkauan Program Bunda Puspa di 80 Desa

Pemkab Gresik Perluas Jangkauan Program Bunda Puspa di 80 Desa

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Kemenaker Buka pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Ini Lokasinya

Kemenaker Buka pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Ini Lokasinya

Berita   Nasional   Pemerintah   Sorotan
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita Sabu 209 Gram

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita Sabu 209 Gram

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled