33,5 % Lulusan Perguruan Tinggi Bekerja Tak Sesuai Ilmu, Menaker Tekankan Kolaborasi Bersama Dunia Industri Atasi Mismatch

Beritautama.co - Agustus 5, 2026
33,5 % Lulusan Perguruan Tinggi Bekerja Tak Sesuai Ilmu, Menaker Tekankan Kolaborasi Bersama Dunia Industri Atasi Mismatch
 - (Beritautama.co)
|


NASIONAL,Berita Utama– Kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi (PT) dan dunia industri sangat penting untuk mengatasi ketidaksesuaian (mismatch) antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia kerja.
Sebab, berdasarkan data, sekitar 33,5 persen lulusan PT di Indonesia bekerja tidak sesuai dengan bidang ilmunya.

“Ada mismatch yang menjadi PR kita bersama. Perguruan tinggi menghasilkan lulusan, namun seringkali tidak nyambung dengan kebutuhan industri. Inilah mengapa kampus harus selalu dekat dengan industri,” ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)  Yassierli saat memberikan Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/8/2026).

Ditambahkan, kolaborasi antara PT dan dunia industri perlu diiringi dengan transformasi pendidikan tinggi agar mampu menghasilkan lulusan yang lebih siap memasuki dunia kerja. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah memastikan lulusan memiliki kompetensi yang terukur melalui sertifikasi kompetensi, selain ijazah akademik.

Selain itu, PT juga perlu membekali mahasiswa dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, empati, serta berpikir kritis yang tidak dapat digantikan oleh kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Mahasiswa juga didorong memiliki kombinasi beberapa kompetensi spesifik yang didukung satu kompetensi umum (M-Shaped), sehingga lebih adaptif menghadapi perkembangan du nia kerja dibanding hanya mengandalkan satu spesialisasi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya tersebut, Kemnaker terus memperluas Program Pemagangan Nasional atau MagangHub. Pada 2026, program ini ditargetkan menjangkau 150.000 peserta, meningkat 50.000 peserta dibandingkan tahun sebelumnya.
Peserta program memperoleh uang saku setara upah minimum selama enam bulan sekaligus memperoleh pengalaman kerja langsung di dunia industri.

“Program Pemagangan Nasional atau MagangHub ini adalah investasi besar dan bukti keseriusan pemerintah untuk memperkecil kesenjangan kompetensi antara lulusan dengan kebutuhan dunia industri,” kata dia.
Menaker menambahkan, kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja juga ditentukan oleh pola pikir yang adaptif terhadap perubahan. Karena itu, mahasiswa perlu menanamkan tiga pola pikir utama, yaitu Growth Mindset untuk terus belajar, Future Mindset agar adaptif terhadap perkembangan zaman, serta Innovation Mindset untuk terus melahirkan gagasan dan solusi baru.

“Dunia bergerak cepat. Sebanyak 39 persen keahlian akan berubah dalam enam tahun ke depan. Mahasiswa tidak boleh berhenti belajar hanya di dalam kelas,” pungkasnya.

Pihaknya juga menyampaikan komitmen Kemnaker untuk memperluas akses pengembangan kompetensi bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Setelah berdiskusi dengan Gubernur Sulawesi Tenggara, Kemnaker akan meningkatkan kuota pelatihan dan sertifikasi kompetensi gratis dari 2.000 menjadi 10.000 orang pada tahun ini. Sertifikasi tersebut diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan diakui secara nasional

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Musik Orkestra SMANU 1 Gresik, 16 Tahun Konsisten Mengasah Harmoni

Musik Orkestra SMANU 1 Gresik, 16 Tahun Konsisten Mengasah Harmoni

Berita   Daerah   Pendidikan   Sorotan
33,5 % Lulusan Perguruan Tinggi Bekerja Tak Sesuai Ilmu, Menaker Tekankan Kolaborasi Bersama Dunia Industri Atasi Mismatch

33,5 % Lulusan Perguruan Tinggi Bekerja Tak Sesuai Ilmu, Menaker Tekankan Kolaborasi Bersama Dunia Industri Atasi Mismatch

Berita   Nasional   Pemerintah   Sorotan
Perkuat Penetrasi Pasar di Jabar, SIG Luncurkan Semen Kujang

Perkuat Penetrasi Pasar di Jabar, SIG Luncurkan Semen Kujang

Berita   Ekonomi   Nasional   Sorotan
Ketua DPRD Gresik Harap Cakupan Kategori Penghargaan GPA Diperluas

Ketua DPRD Gresik Harap Cakupan Kategori Penghargaan GPA Diperluas

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Menaker: Pemerintah Perkuat   Kompetensi Naker Sesuai Kebutuhan Industri

Menaker: Pemerintah Perkuat Kompetensi Naker Sesuai Kebutuhan Industri

Berita   Nasional   Pemerintah   Sorotan
SiG Pastikan Distribusi Semen di Aceh Berjalan Normal

SiG Pastikan Distribusi Semen di Aceh Berjalan Normal

Berita   Ekonomi   Nasional   Sorotan
Wabup Gresik Minta Sinergitas BPD dan Kades

Wabup Gresik Minta Sinergitas BPD dan Kades

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled