Komisi IV DPRD Gresik Nilai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sangat Kurang

Beritautama.co - Juli 10, 2023
Komisi IV DPRD Gresik Nilai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sangat Kurang
PERLINDUNGAN. Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhammad membacakan usul inisiatif ranperda perlindungan PMI dalam rapat paripurna. - (febrian k)
|
Editor

GRESIK, Berita Utama– Banyak buruh migran datang ke Kabupaten Gresik untuk mencari pekerjaan di sektor industri dan konstruksi.. Di sisi lain, banyak pula buruh migran asal Gresik yang mencari pekerjaan di luar negeri.

“Tingginya pekerja migran asal Kabupaten Gresik yang bekerja diluar negeri dipengaruhi oleh tingkat kemiskinan dan pengangguran yang masih cukup tinggi di Kabupaten Gresik,”ujar Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muhammad dalam rapat paripurna, Senin (10/07/2023).

Berdasarkan data badan pusat statitstik (BPS) bahwa pada Tahun 2022 di Kabupaten Gresik tercatat angka kemiskinan mencapai kurang lebih 12,42 % atau 153.600 jiwa dari sekitar 1.280.000 warga Gresik.  Selain itu angka pengangguran di Gresik juga kian meningkat.

“Berbagai persoalan nyata kini dihadapi oleh Kabupaten Gresik berkaitan dengan keberadaan pekerja migran atau yang sering disebut sebagai Pekerja Migran Indonesia

(PMI),”imbuh dia.

Yaitu, banyak dari masyarakat Gresik yang bekerja ke luar negeri tanpa prosedur yang tepat dan dokumen yang legal. Dengan demikian banyak yang menjadi PMI Ilegal karena

keberangkatannya tidak tercatat di BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia).

Kemudian, terbatasnya akses perlindungan hukum yang memadai mengakibatkan PMI seringkali menjadi rentan terhadap penindasan di proses peradilan.

“Oleh karenanya pelatihan kerja tidak cukup dengan pembekalan skill khusus, namun juga pengetahuan hukum yang memadai bagi para PMI,”cetus dia.

Permasalahan juga seringkali dialami oleh anggota keluarga PMI, terutama anak-anak dari PMI yang ditinggalkan di wilayah Kabupaten Gresik. Anak seringkali mendapat dampak yang cukup besar dari ketiadaan sosok orang tua disekitarnya.

“Anak-anak PMI yang ditinggalkan untuk bekerja di luar negeri seringkali mengalami perundungan, diskriminasi, terganggunnya akses pendidikan, hingga banyak mengalami penyimpangan perilaku,”tandas dia.

Secara institusional, lanjut dia, dukungan mengenai perlindungan pekerja migran Indonesai (PMI) di Kabupaten Gresik masih sangat kurang, karena belum memiliki peraturan dan

kebijakan khusus tentang perlindungan PMI asal Gresik.

“Sehingga pembentukan peraturan daerah tentang perlindungan pekerja migran asal Kabupaten Gresik menjadi sangat urgent untuk segera disusun sebagai payung hukum

untuk memberikan keamanan dan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia,”pungkas dia.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
DPRD Gresik Bentuk 4 Pansus Bahas 5 Ranperda

DPRD Gresik Bentuk 4 Pansus Bahas 5 Ranperda

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif, Ini Jawaban DPRD Gresik

Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif, Ini Jawaban DPRD Gresik

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
F-PKB DPRD Gresik Disambati Guru Swasta LP Ma’arif NU Kepastian Realisasi Bosda dan Peningkatkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

F-PKB DPRD Gresik Disambati Guru Swasta LP Ma’arif NU Kepastian Realisasi Bosda dan Peningkatkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif DPRD Gresik

Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif DPRD Gresik

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Bupati Yani : Sudah Tak Ada Anak SD dan SMPN di Gresik tidak Bisa Mengaji

Bupati Yani : Sudah Tak Ada Anak SD dan SMPN di Gresik tidak Bisa Mengaji

Berita   Daerah   Pemerintah   Pendidikan   Sorotan
DPRD Gresik Nilai Ada Kejanggalan di Balik Kegagalan Penyertaan Modal ke PT Gresik Migas

DPRD Gresik Nilai Ada Kejanggalan di Balik Kegagalan Penyertaan Modal ke PT Gresik Migas

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Ketua FPKB DPRD Gresik Janji Perjuangkan Bosda Tak Dihapus

Ketua FPKB DPRD Gresik Janji Perjuangkan Bosda Tak Dihapus

Berita   Daerah   Pemerintah   Pendidikan   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled