GRESIK, Berita Utama – Antusias masyarakat begitu tinggi untuk menebus sembako murah dalam Pasar Rakyat dan Bazar UMKM yang digelar di Stadion Petrokimia Gresik, Kamis (02/03/2023). Meskipun hujan rintik, mereka rela mengantre panjang. Sebab, mereka bisa mendapatkan beras 5 kilogram, 1 liter minyak goreng, hingga 1 kilogram gula seharga Rp 55 ribu,.
Sebanyak 4.000 masyarakat kota pudak berkesempatan mendapatkan sembako murah untuk menunjang bulan Ramadan dalam kegiatan yang dilaksanakan Kementerian BUMN bersama PT Petrokimia Gresik (PG) itu.
Staf Khusus Kementrian BUMN Arya Sinulingga yang hadir langsung mengaku mendapat perintah mengunjungi setiap daerah untuk mengecek pendistribusian sembako murah. Selain itu, BUMN ingin memberdayakan masyarakat. Untuk di Gresik, ada total 4 ribu masyarakat. Dimana, 3.500 masyarakat di ring satu perusahan BUMN dan 500 orang dari luar daerah.
Pihaknya juga mengecek pemberdayaan masyarakat melalui layanan pinjaman PT Perusahaan Nasional Madani (PNM) yang diperuntukan buat perempuan prasejahtera. Khususnya, pelaku usaha Ultra mikro melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera, atau PNM Mekaar.
“Berdasarkan laporan yang masuk total 96 ribu warga Gresik tercover oleh PNM Mekaar dari 200 ribu yang prasejahtera. Dari jumlah itu, hampir separuh lebih sudah diselesaikan oleh BUMN,” ujarnya.
Kehadiran PNM Mekaar, sambung dia, sangat membantu warga yang prasejahtera. Pasalnya, mereka bisa melakukan aktivitas usaha lagi karena modal pinjamannya dicover oleh Kementrian BUMN.
“Sekarang ada aturan baru warga yang ingin mengajukan modal usaha mulai Rp 3 juta hingga Rp 8 juta umurnya bisa 65 tahun,” jelas dia.
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Pemkab Gresik, Suyono menyatakan kegiatan yang digelar oleh Kementrian BUMN ini sangat positif dan membantu pelaku usaha ultra mikro di Kabupaten Gresik.
“Selama ini hampir 60 ribu UMKM dibantu permodalan oleh Petrokimia Gresik. Sehingga, ada perputaran uang yang berjalan. Adanya pasar rakyat ini kalau bisa diadakan di Bulan Ramadan,” pungkasnya.
Komentar telah ditutup.