GRESIK, Berita Utama– Untuk meringankan beban korban banjir akibat luapan Kali Lamong,Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) melakukan bakti sosial dengan emmbagikan sembako, di tiga Desa yang terdampak, yakni Desa Dapet, Desa Sekarputih dan Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang, Kamis (12/06/2025)
Ketua IDI Gresik dr Abdul Fatah mengatakan bantuan sembako tersebut sebagai bentuk empati pada korban banjir di Kecamatan Balongpanggang. Meski bantuan tidak seberapa, tapi paling tidak bisa membantu meringankan beban warga.
“Sekarang baru di tiga Desa di Kecamatan Balongpanggang, mudah mudahan kedepan bisa lebih luas kami berkontribusi,” harapnya.
Ditambahkan, kedepan bakti sosial yang dilakukan IDI tak hanya memberikan bantuan berupa sembako, termasuk pengobatan massal dan penyuluhan tentang kesehatan bagi masyarakat yang terdampak banjir ini.
Sebab ketika terjadi banjir, pasti dibarengi dengan berbagai penyakit. Misal seperti penyakit kulit, dan yang berbahaya seperti demam berdarah. Masyarakat harus waspada.
“Insya Allah kedepan akan kami jalankan. Semoga tidak ada penyakit efek dari banjir ini,” ungkap dr. Fatah.
Ditambahkan, IDI berkomitmen membantu masyarakat, bahkan seluruh IDI di seluruh Indonesia juga bergerak di bidang sosial juga, tidak hanya di Kabupaten Gresik.
Hal senada dikatakan Ketua IIDI Kabupaten Gresik, dr Titin Ekowati yang menyebut pembagian sembako ini kolaborasi IDI dan IIDI dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir luapan Kali Lamong dalam beberapa hari ini.
IIDI berperan sebagai pendamping dan mitra yang sejajar dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan sosial.
“Kami berkolaborasi melakukan kegiatan sosial, merasa prihatin atas musibah banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Balongpanggang.
Meski hanya sedikit yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Kontribusi para istri-istri dokter dalam kegiatan sosial,” pungkas dia.
Komentar telah ditutup.