GRESIK, Berita Utama – Program universal health coverage (UHC) atau kesehatan gratis yang dilaksanakan Pemkab Gresik atas dorongan dan persetujuan dari DPRD Gresik, bakal dijadikan salah satu materi kampanye yang dilakukan bakal calon legislatif (bacaleg) PDI Perjuangan Gresik untuk menunjukkan ke publik perjuangan wakil rakyat dari partai berlogo banteng mulut putih ini.
“Termasuk UHC itu akan diinformasikan ke masyarakat dan sudah kami teruskan surat dari DPC kepada Bacaleg PDIP,” tandas Ketua DPC PDIP Gresik Mujid Riduan kepada beritautama.co, Jumat (16/06/2023).
Apalagi, pemerintahan Gresik Baru yang memberlakukan program UHC yakni masyarakat ber-KTP Gresik cukup menunjukkan KTP sudah mendapatkan pelayanan kesehatan tersebut dijalankan kepala daerah yang diusung oleh PDIP.
Selain itu, PDIP tidak mempermasalahkan terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas penetapan sistem proporsional terbuka pada Pemilu 2024 mendatang. Sebab, pihaknya juga telah melakukan konsolidasi sejak jauh hari guna menyiapkan calon legislatif (caleg) dari PDIP dengan berpedoman pada sistem proporsional terbuka.
“Jadi, kami tidak ada masalah terkait Caleg kami yang sudah kami persiapkan,” ujar dia
Mujid menambahkan, sejak tahun lalu para Bacaleg sudah turun ke bawah dalam rangka untuk membantu masyarakat. Baik program kepartaian maupun program DPRD Gresik
“Apapun sistem pemilunya, yang sudah digedok oleh MK. Dan sekarang kita fokus pada konsolidasi, baik di internal partai maupun Bacaleg yang sudah kita usulkan ke KPU, untuk turun ke bawah dalam rangka mensosialisasikan PDI Perjuangan, dan calon presiden Pak Ganjar Pranowo serta dirinya sendiri ke masyarakat,” jelas dia.
Sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat mencakup beberapa program. Diantaranya yakni, pembagian sembako, layanan kesehatan, atau program-program dari pemerintah.
Komentar telah ditutup.