Dewan Dalami Carut Marut Soal Pegawai di Pemkab Gresik

Beritautama.co - April 10, 2023
Dewan Dalami Carut Marut Soal Pegawai di Pemkab Gresik
DALAMI. Komisi I DPRD Gresik dalam rapat kerja mendalami carut marut pegawai dalam LKPJ tahun 2022 - (rifqi bardruzzaman)
|
Editor

GRESIK, Berita Utama– Carut marut antara rasio antara beban kerja dan jumlah pegawai di lingkungan Pemkab Gresik,  menjadi perhatian serius  Komisi I DPRD Gresik dalam rapat kerja dengan Badan Kepewaian dan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2022, Senin (10/04/2023).

Sebab, belum ada kejelasan perhitungan rasio antara beban kerja dan jumlah pegawai. Hal ini menjadi rekomendasi dari pimpinan DPRD Gresik berdasarkan hasil rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik bersama Tim Anggaran (Timang) Pemkab Gresik. Temuannya, berkurang atau bertambahnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetapi masih bertambah terus. Sedangkan tenaga honorer sudah tak diperbolehkan lagi.

“Kita sudah tindaklanjuti dalam rapat dengan BKPSDM sesuai rekomendasi pimpinan,’ujar Ketua Komisi I DPRD Gresik, Muchammad Zaifuddin.

Diakui oleh politisi Partai Gerindra ini, ada yang menyoal penataan guru PPPK yang semua keputusan formasi dan kuotanya ditentukan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB). Namun, formasi PPPK yang diisi justru banyak yang tidak dibutuhkan oleh sekolah yang tersebut.

Misalkan, ada salah satu  SMP Negeri yang ada formasi guru bahasa Inggris. Padahal sudah ada guru bahasa Inggris disitu. Sebaliknya, guru PKN yang bakal pensiun justru tidak ada formasi yang masuk untuk menggantikan.

Informasinya, penyebab menumpuknya guru mata pelajaran tertentu dalam sekolah, karena banyaknya guru tidak tetap (GTT) ‘titipan dari oknum’ yang dipaksakan untuk bisa diterima di sekolah.

“Kalau dari penjelasan BKPSDM, tidak ada titipan dari oknum itu. Karena, GTT bisa masuk kalau sudah masuk dalam dapodik (data pokok pendidik-red). Jadi, kepala sekolah tak bisa seenaknya memasukkan GTT di sekolahnya,” tukas Muchammad Zaifuddin.

Padahal, penumpukan guru mata pelajaran tertentu dalam salah satu sekolah negeri akan berimbas kepada berkurangnya jam pelajaran guru yang bersangkutan. Imbasnya, berpengaruh pada sertifikasi dan tentu akan mempengaruhi tunjangan yang diterima guru tersebut.

Muchammad Zaifuddin mengakui berdasarkan penjelasan dari BKPSDM, masih diperbolehkan merekrut GTT untuk sekolah negeri yang kekurangan guru karena ada guru yang pensiun dan belum ada penggantinya. Hal tersebut merupakan pengecualian yang diperbolehkan.

“Tetapi harus masuk dapodik untuk guru. Sama dengan honorer untuk tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan (Dinkes). Boleh merekrut tetapi yang bersangkutan sudah terdata dalam aplikasi. Di nakes juga ada aplikasinya,”papar dia.

Politisi yang menyebut sebagai anak buah Prabowo Subianto itu, wanti-wanti agar honorer yang direkrut harus mendapatkan SK dari Bupati. Sehingga, SK tidak dikeluarkan oleh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ataupun kepala sekolah.

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Bupati Gresik Harap IWAPI Teladani Nyai Ageng Pinatih

Bupati Gresik Harap IWAPI Teladani Nyai Ageng Pinatih

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Tahanan Polres Gresik Diberi Kesempatan Peluk Anak dan Istri

Tahanan Polres Gresik Diberi Kesempatan Peluk Anak dan Istri

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Kinerja SIG Tumbuh Solid pada Semester I Tahun 2026

Kinerja SIG Tumbuh Solid pada Semester I Tahun 2026

Berita   Ekonomi   Nasional   Sorotan
Wabup Alif : Pengaduan Meningkat Tidak Otomatis Pelayanan Memburuk

Wabup Alif : Pengaduan Meningkat Tidak Otomatis Pelayanan Memburuk

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Lepas Tim Sepak Bola U-13 dan U-15 Berlaga di Piala Soeratin 2026, Ini Wejangan Bupati Gresik

Lepas Tim Sepak Bola U-13 dan U-15 Berlaga di Piala Soeratin 2026, Ini Wejangan Bupati Gresik

Berita   Daerah   Olahraga   Pemerintah   Sorotan
Rancangan P-APBD Gresik 2026 Turunkan Target Pendapatan Daerah, Belanja Ditutupi Silpa

Rancangan P-APBD Gresik 2026 Turunkan Target Pendapatan Daerah, Belanja Ditutupi Silpa

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Kapolres Gresik Cek Pelayanan Masyarakat di Polsek Jajaran dan Sat Polairud

Kapolres Gresik Cek Pelayanan Masyarakat di Polsek Jajaran dan Sat Polairud

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled