Fenomena NU dan Gus Dur Gagal Nyapres 2004

Beritautama.co - September 7, 2023
Fenomena NU dan Gus Dur Gagal Nyapres 2004
M. Syahrul Munir (Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik)  - (Beritautama.co)
|
Editor

oleh

M SYAHRUL MUNIR

TENGAH malam, terlintas ingatan ke Almaghfurlah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mantan Presiden RI ke-4  yang dulu pernah bersiap maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun  2004 dengan berpasangan Calon Wakil Presiden (Cawapres)  Marwah Daud. Meskipun akhirnya gagal menjadi kontestan karena tidak memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yaitu sehat secara jasmani.

Bagi penulis yang tahun itu masih bocah karena duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs),  sudah punya anggapan alias pikiran kalau ada- istilahnya sekarang-“politisasi” dari KPU karena pada akhirnya Gus Dur gagal berangkat nyapres.

Perkara Gus Dur nyapres saat itu, sudah sangat bisa ditebak bahwa Gus Dur pasti gagal. Benak penulis yang masih bocah saat itu, sudah mengetahui kalau Gus Dur tidak akan lolos uji kesehatan jasmani. Tapi, penulis juga  bertanya-tanya alasan Gus Dur tetap berusaha maju Pilpres. Padahal peluangnya sangatlah kecil.

Fyi (for your information), penulis dulu sering mengikuti berita politik karena Almarhum abah penulis memang aktif di politik meskipun sampai sekarang penulis tidak mengetahui jabatannya di partai politik.

Rasa penasaran penulis yang masih bocah saat itu, akhirnya perlahan terjawab bahwa Gus Dur tetap bersikeras maju dalam Pilpres karena didorong oleh beberapa kyai khos untuk tetap maju. Menang kalah tetap maju.

Dari perjalanan Gus Dur gagal nyapres pada tahun 2004, satu hal yang membuat penulis  bertanya-tanya saat itu yakni hasil survei elektabilitas Gus Dur yang seingat penulis tidak menyentuh 5%. Rendah banget pokoknya. Sekali lagi, penulis masih bocah saat itu, binggung dan penasaran. Kok bisa ya, mantan Presiden dan didukung penuh orang-orang NU tapi elektabilitasnya dibawah 5%? Apa memang orang NU tidak disurvei?

Dan saat itu,seingat penulis juga banyak yang mencibir Gus Dur karena tetap maju terus untuk Pilpres sampai pada akhirnya gagal. Bu Marwah Daud juga menurut penulis pada saat itu juga sosoknya tidak terkenal amat. Kok Gus Dur rencana gandeng beliau ya? Ini juga kadang jadi misteri. Hitung-hitungan matematika politik, baik itu elektabilitas dan popularitas pasti akan tumbang. Dan tumbang juga pada akhirnya karena tidak diloloskan KPU.

Kegagalan Gus Dur sebagai capres, akhirnya muncul kandidat cawapres-cawapres dari unsur NU. Ada KH. Hasyim Muzadi-saat itu Ketua PBNU -dengan nama pasangan (Mega-Hasyim). Juga muncul adik Gus Dur yaitu KH.Sholahuddin Wahid.

Di rumah penulis, dulu  ada kaos WW (Wiranto-Wahid). Maklum, abah penulis memang aktivis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sehingga, kaos WW ada di rumah karena saat itu koalisinya adalah Golkar-PKB. Singkat cerita calon-calon dari unsur NU pada akhirnya tumbang semua dikalahkan oleh pasangan SBY-JK.

Saat ini, ada “unen-unen” bahwa Nahdaltul Ulama (NU) tidak ke mana-mana tapi ada di mana-mana. Berangkat dari fenomena survei elektabilitas Gus Dur yang sangat rendah saat itu, kemudian dengan gagalnya KH Hasyim Muzadi dan KH Sholahuddin Wahid di tahun 2004, akhirnya penulis kembali bertanya saat sudah tidak bocah lagi di momen Pilpres 2024 ini. “NU ketika ada kontestasi Pemilu itu, sebenarnya ada dimana, ya?”.

Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin Iskandar yang sedang viral paska deklrasi sebagai Cawapres berpasangan dengan Capres Anies Rasyid Baswedan, menurut penulis, fenomena yang terjadi mirip dengan Gus Dur di tahun 2004 silam. Pada akhirnya, menyulut beberapa capres yang muncul baik Prabowo Subianto maupun Ganjar Pranowo untuk bermanuver mencari kandidat yang pasti ada unsur NU-nya. Pasti itu.

Baru saja, Prabowo Subianto sudah ketemuan Yenny Wahid yang dianggap ada unsur NU- nya.  Sebentar lagi, Ganjar Pranowo  juga pasti ketemuan dengan tokoh yang ada NU- nya. Penulis khawatir sejarah kembali berulang. Calon-calon NU alias kader-kader NU berakhir tumbang.

Maka, pertanyaan penulis sekarang, “NU hari ini mau ke mana?. Apakah memilih untuk tetap gak ke mana-mana agar bisa di mana-mana?  Kalau tak kemana-mana dan dianggap netral, kok masih saja jadi rebutan untuk dibawa ke mana-mana?.” Kamu nanyak?

Penulis adalah Ketua FPKB DPRD Gresik, Bendahara PC GP Ansor Gresik dan Ketua DKC Garda Bangsa Gresik

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Komitmen Sukseskan Program Presiden Prabowo, Dinkes Gresik Target Bebas TBC di 2028

Komitmen Sukseskan Program Presiden Prabowo, Dinkes Gresik Target Bebas TBC di 2028

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
DPRD Gresik Bentuk 4 Pansus Bahas 5 Ranperda

DPRD Gresik Bentuk 4 Pansus Bahas 5 Ranperda

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif, Ini Jawaban DPRD Gresik

Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif, Ini Jawaban DPRD Gresik

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
F-PKB DPRD Gresik Disambati Guru Swasta LP Ma’arif NU Kepastian Realisasi Bosda dan Peningkatkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

F-PKB DPRD Gresik Disambati Guru Swasta LP Ma’arif NU Kepastian Realisasi Bosda dan Peningkatkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif DPRD Gresik

Bupati Kritisi 5 Ranperda Inisiatif DPRD Gresik

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Bupati Yani : Sudah Tak Ada Anak SD dan SMPN di Gresik tidak Bisa Mengaji

Bupati Yani : Sudah Tak Ada Anak SD dan SMPN di Gresik tidak Bisa Mengaji

Berita   Daerah   Pemerintah   Pendidikan   Sorotan
DPRD Gresik Nilai Ada Kejanggalan di Balik Kegagalan Penyertaan Modal ke PT Gresik Migas

DPRD Gresik Nilai Ada Kejanggalan di Balik Kegagalan Penyertaan Modal ke PT Gresik Migas

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled