GRESIK, Berita Utama –Kalangan DPRD Gresik mendesak agar kontraktor yang mengerjakan proyek pelebaran ruas jalan Menganti – Lakarsantri segera mengebut untuk menyelesaikan mengingat sudah mulai datang musim hujan. Desakan tersebut datang dari Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi.
Selain itu, politisi PKB tersebut mendesak agar beberapa kendala yang dihadapi di lapangan segera diselesaikan dalam hal utilitas jalan yang menganggu pekerjaan. Seperti tiang-tiang beserta utilitas yang tertanam di dalam tanah. Sehingga, bisa selesai sebelum tahun anggaran 2023 berakhir.
“Kita minta segera diselesaikan, apalagi sudah datang musim hujan. Kendalanya utilitas. Banyak tiang-tiang utilitas, dan juga utilitas yang tertanam, baik kabel fiber optik, listrik, serta pipa Perumda Giri Tirta. Ini harus segera diselesaikan,” ujarnya kepada beritautama.co, Selasa (05/12/2023).
Hamdi menambahkan, proyek pengerjaan tersebut menyisakan pengaspalan serta pemasangan U-ditch pada bagian kira dan kanan jalan.
“Nunggu aspal sepertinya. Crossing sudah selesai. Tinggal pasang u dich, pinggir-pinggir, dan aspal,” imbuhnya.
Proyek pelebaran jalan Menganti- Lakarsantri dengan pagu anggaran Rp 4 miliar dalam APBD Gresik tahun 2023 yang dimenangkan CV Anjangsana Utama dengan alamat Jl. Tarakan IV/02 Gresik Kota Baru (GKB) Desa Suci Kecamatan Manyar Gresik dengan nilai penawaran Rp 3.515.133.400,- Sedangkan tanggal kontrak pekerjaan yakni 11 Oktober 2023 dengan waktu pelaksanaan 80 hari.
Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Eddy Pancoro saat dikonfirmasi menyatakan, progress pembangunan jalan tersebut saat ini sudah mencapai 61,32 persen.
“Progres jalan Menganti – Lakarsantri sudah 61,32%. Memang masih fokus pasang u-ditch dan box culvert crossing. Gelar agregat B sudah,” cetus dia.
Komentar telah ditutup.