Jawab Permasalahan Lingkungan, ITS Olah Limbah Cair Industri Tahu Jadi Kulit Sintetis

Beritautama.co - Desember 27, 2022
Jawab Permasalahan Lingkungan, ITS Olah Limbah Cair Industri Tahu Jadi Kulit Sintetis
Sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berinovasi mengubah limbah tersebut menjadi kulit sintetis - (foto: ist)
|

JATIM – Beritautama.co – Pengolahan limbah industri tahu yang kurang tepat mengakibatkan banyak permasalahan lingkungan. Berangkat dari hal tersebut, sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berinovasi mengubah limbah tersebut menjadi kulit sintetis.

Sebagai langkah awal, inovasi ini diaplikasikan di Desa Sambiroto, Kabupaten Mojokerto agar mampu menjawab permasalahan mengenai limbah industri tahu yang ada di daerah tersebut.

Menurut Ketua Tim Indah Tri Cahyani, inovasi ini juga berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat sekitar. Dibimbing Ervin Nurhayati, Indah dan tim menginovasikan sebuah sistem sehingga masyarakat dapat mengolah sendiri limbah cair industri tahu tersebut.

Indah menjelaskan bahwa mulanya masyarakat akan meminta limbah cair industri tahu kepada pemilik pabrik sesuai takaran yang dibutuhkan. Setelah mendapatkan limbah cair industri tahu, masyarakat akan mengolah limbah tersebut. Proses pengolahan dilakukan dengan merebus limbah cair industri tahu dengan ditambahkan beberapa bahan kimia tertentu.

“Bahan kimia yang digunakan antara lain gula, cuka, pupuk urea foodgrade dicampur dengan bakteri acetobacter xylinum,” papar Mahasiswi Departemen Teknik Lingkungan tersebut, Senin (26/12/2022) kemarin.

Lebih lanjut, Indah juga menjelaskan bahwasannya inovasi ini juga telah diatur sedemikian rupa sehingga dapat mempermudah masyarakat. Kemudahannya dapat dilihat dari detailnya takaran bahan kimia yang digunakan.

Tak hanya itu, dengan dibantu karang taruna setempat, Indah dan tim juga melakukan pelatihan kepada masyarakat guna memperjelas alur pengolahan limbah. Produk awal dari proses perebusan limbah cair berupa nata de soya, sejenis makanan yang terbuat dari bahan limbah cair industri tahu. Untuk menjadi sebuah kulit sintetis, nata de soya perlu diolah lagi dengan cara dihilangkan kandungan airnya.

“Produk yang dihasilkan setelah proses ini adalah kulit sintetis atau biasa disebut soya leather,” tambah Indah.

Indah mengatakan bahwa tugasnya dengan tim tidak hanya berhenti hingga menghasilkan produk kulit sintetis tersebut. Setelah dihasilkan produk mentah berupa kulit sintetis, akan dilakukan pelatihan bagi pengrajin kulit sintetis agar dapat mengolah bahan mentah tersebut menjadi bahan yang bernilai jual, seperti dompet dan tas.

Tim yang juga beranggotakan Wijaya Sakti Muhammad Sampurna dari Departemen Teknik Sistem dan Industri, I Putu Bagus Adhi Pradana dari Departemen Teknik Informatika, beserta dua Mahasiswa Departemen Kimia yakni Sinta Eka Septa Sari dan Ardi Lukman Hakim ini masih ingin terus mengembangkan inovasinya.

Setelah ini, lanjut Indah, masih akan dilakukan pemberdayaan kepada masyarakat untuk lebih mengoptimalkan produk kulit sintetis.

Selain memberikan pelatihan, pengoptimalan produk kulit sintetis tersebut dilakukan Indah bersama tim dengan cara mendirikan sebuah koperasi. Koperasi ini didirikan supaya perputaran ekonomi akan semakin jelas. Hal tersebut penting karena merupakan salah satu upaya untuk menyejahterakan masyarakat.

Inovasi tersebut juga telah berhasil membawa tim ITS ini meraih gelar juara II pada gelaran Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) Ke-35 di Universitas Muhammadiyah Malang beberapa waktu lalu.

“Semoga inovasi ini bisa terus berkembang dan bisa menjawab keluhan masyarakat tentang limbah industri tahu,” tukasnya. (*/zar)

Tinggalkan Komentar

Terkini Lainnya

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

DPRD Gresik Siapkan Regulasi Penuhi Kebutuhan Perumahan yang Layak dan Terjangkau

Berita   Daerah   Sorotan
DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

DPRD Gresik Tawarkan Berbagai Skema dan Formula Solusi di Mengare

Berita   Daerah   Headline   Pemerintah   Sorotan
Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Minibus Seruduk Truk di Gresik, 8 Orang Luka

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Asyiknya Ngopi Santai Sambil Mancing di Taman Wisata Edukasi Al-Hambra

Berita   Daerah   Sorotan
Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Wabup Gresik Berharap Kantor Ranting NU Sembayat Jadi Solusi Persoalan Nahdliyyin

Berita   Daerah   Sorotan
Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Sepakat Masukan Dewan, PT Gresik Migas Akuisisi SPDN Campurrejo

Berita   Daerah   Ekonomi   Headline   Pemerintah   Sorotan
Kementan RI Bantu Petani di Gresik Alsitan dan Perpompaan Irigasi Perpipaan

Kementan RI Bantu Petani di Gresik Alsitan dan Perpompaan Irigasi Perpipaan

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
Polres Gresik Buka Layanan SKCK Online di Job Fair 2026

Polres Gresik Buka Layanan SKCK Online di Job Fair 2026

Berita   Daerah   Hukum   Sorotan
Bupati Gresik Minta Masyarakat Sukseskan Pelebaran Jalan Menganti-Lakarsantri

Bupati Gresik Minta Masyarakat Sukseskan Pelebaran Jalan Menganti-Lakarsantri

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
PLN UID Jawa Timur Beri Apresiasi Polres Gresik atas Pengungkapan Kasus Pencurian Kabel Jaringan Listrik

PLN UID Jawa Timur Beri Apresiasi Polres Gresik atas Pengungkapan Kasus Pencurian Kabel Jaringan Listrik

Berita   Daerah   Ekonomi   Hukum   Sorotan
Perusahaan di Indonesia Sediakan Daycare Baru 1,23 Persen

Perusahaan di Indonesia Sediakan Daycare Baru 1,23 Persen

Berita   Nasional   Pemerintah   Sorotan
PG Inspiration Day Dampingi Siswa Berani Mimpi Masa Depan Lebih Baik

PG Inspiration Day Dampingi Siswa Berani Mimpi Masa Depan Lebih Baik

Berita   Daerah   Ekonomi   Pendidikan   Sorotan
Komisi I Desak Pemkab Gresik Segera Selesaikan Ranperda Pilkades

Komisi I Desak Pemkab Gresik Segera Selesaikan Ranperda Pilkades

Berita   Daerah   Pemerintah   Sorotan
IDUL-FITRI-1446-IKLAN-FRAKSI-scaled