GRESIK, Berita Utama – Membanggakan. Setelah belasan tahun mendedikasikan diri sebagai anggota Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kabupaten Gresik, Rini Widiana (53) asal Desa Bungah, Kecamatan Bungah masuk tiga besar dalam ajang seleksi pilar-pilar kesejahteraan sosial berprestasi tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2022. Ibu dua anak tersebut menjalani penilaian tim juri PSM Jatim, Senin (28/11/2022).
Perempuan kelahiran 1969 itu, mengaku optimis keluar sebagai juara. Sebab, dia telah banyak mengikuti pelatihan-pelatihan pendampingan dan menjalankan tugas-tugas pendamping di tengah masyarakat.
“Insya Allah, saya optimis. Dan saya sudah belasan tahun di PSM. Bagi saya, PSM adalah pekerjaan mulia. Selain melakukan pendampingan langsung kepada KPM (keluarga penerima manfaat), juga sebagai wujud pengabdian di tengah masyarakat,” ujar dia.
Ketua PSM Jatim Arman Linda menyampaikan, peserta yang masuk tiga besar pilar pilar berprestasi tingkat provinsi Jawa Timur merupakan kader-kader PSM terbaik yang telah membuktikan dedikasinya dalam menjalankan kerja-kerja pendampingan di tengah masyarakat.
“Saya turun kesini untuk mengunjungi secara langsung, bagaimana PSM yang lolos 3 besar melakukan pendampingan di tengah masyarakat?. Tentu saja PSM ini bekerja secara jejaring, jadi tidak bisa berjalan sendiri, artinya banyak melibatkan pihak-pihak terkait. Seperti pemerintah desa, puskesmas dan lainnya,” kata dia.
Arman menyebut, penilaian akan dilakukan secara maraton terhadap para peserta yang masuk tiga besar. Meliputi Kabupaten Gresik, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Gresik.
“Setelah dari Gresik kita menuju Bojonegoro, selanjutnya Blitar,” tandas dia.
Tiga peserta yang lolos, lanjut Arman, sebelumnya telah bersaing dengan 38 peserta lainnya delegasi dari kabupaten/kota se-Jawa Timur. Seleksi dilakukan secara bertahap dan melalui proses sangat ketat.
“Selanjutnya sekarang tinggal 3 besar, dan secepatnya setelah penilaian ini akan kami umumkan pemenangnya,” terang dia.
Usai acara seremonial, tim penilaian beserta rombongan selanjutnya melakukan kunjungan lapangan ke rumah tiga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Bungah. Tujuannya, untuk melihat keserasian hasil tes administrasi dengan kondisi fakta di lapangan.

Sementara itu, Ketua PSM Kabupaten Gresik Samsul Bahri mengaku bangga delegasi dari Kota Santri-sebutan lain Kabupaten Gresik-bisa lolos dalam tiga besar ajang seleksi pilar-pilar kesejahteraan sosial berprestasi tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2022. “Bangga sekali Ibu Rini bisa lolos tiga besar pilar-pilar berprestasi tingkat provinsi, sebelumnya beliau peringkat satu di Kabupaten Gresik, setelah itu kita delegasikan ke tingkat provinsi,” pungkasnya.