GRESIK, Berita Utama – Tersangka pembunuhan sadis pada putri kandung, Muhammad Qo’dad Af’ Falul Kirom alias Afan (29) warga Kelurahan Manukan Kulon Kecamatan Tandes Surabaya, ternyata menakutkan bagi tahanan lain yang sedang mendekam di dalam tahanan Mapolres Gresik.
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum, Salton Sulaiman SH ketika menemui tersangka Afan di tahanan Mapolres Gresik.
“Dalam sel tahanan diisi dengan enam tahanan lainya, salah satu tahanan yang masih remaja bilang ke saya kalau tidur gantian selama Afan belum tidur. Takut kayanya, ” ujar Salton kepada awak media, Kamis (18/05/2023).
Tidak hanya itu, lanjut dia, tersangka Afan yang melakukan pembunhan di kontrakknya di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti tersebut, juga sulit untuk diajak komunikasi oleh tahanan lainnya. Bahkan, ketika diajak becanda pun dia hanya diam saja tanpa mengucap satu kata.
“Sini – sini, guyonan. Ajak salah satu tahanan ke Afan. Namun Afan malah bilang, kenapa guyonan? gila kamu? ucap Afan ke tahanan yang mengajaknya bercanda. Tersangka masih normal namun kalau di ajak berbicara lama balasnya,” imbuh Salton menirukan pengakuan tahanan lain.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil tes kejiwaan tersangka.
“Hasil tes kejiwaan tersangka belum keluar, pihak kami juga ini masih menunggu,” ucap dia .
Berkas perkara tersangka saat ini juga belum juga dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik oleh penyidik Polres Gresik.
Komentar telah ditutup.