GRESIK, Berita Utama – Setelah sempat vakum selama 9 tahun akibat keterbatasan anggaran dana, Pencak Silat Kids Gresik Championship 2 yang berlangsung di Wahana Ekspresi dan Kreasi KRT Poesponegoro (WEP), Rabu (08/02/2023) .
Pesertanya sangat membludak hingga 600 atlet dari TK sampai SMP se-Kabupaten Gresik dalam kejuaraan yang bertujuan okmengenalkan budaya pencak silat sejak dini serta membentuk citra positif di Gresik. Turnamen digelar sejak 7 – 10 Februari 2023.
“Pencak silat merupakan olah raga prestasi. Siapa saja, khususnya siswa-siswi bisa mengembangkan atau mencari prestasi di pencak silat,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Aris Affandi saat ditemui beritautama.co di sela-sela pertandingan berlangsung, Rabu (08/02/2023).
Pria yang kini menjabat sebagai Sekretaris Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Gresik menyebut bahwa, para atlet sangat antusias untuk mengikuti kejuaraan ini. Bahkan, pihaknya sempat menolak beberapa pendaftar lantaran keterbatasan waktu dan tempat.
“Awalnya ada 300 pendaftar dengan satu gelanggang bertanding dan itu sesuai juklak awal. Pelatih banyak yang protes, minta kuotanya ditambah. Kita buka lagi kuotanya, total sekitar 800 an. Dari jumlah itu, kita pilah dan pilih lagi, kita cari perguruan yang belum mendaftar sama sekali,” jelas dia.
Tabah Amirul Azis, salah satu pelatih ekstrakurikuler Pencak Silat di UPT SDN 7 Gresik mengapresiasi atas digelarnya kejuaraan tersebut.
“Tentunya senang sekali. Kita memang butuh wadah untuk pembibitan atlet sejak dini. Harapan ke depan, semoga kuota ditambah, terus tidak terbatas di lingkungan pendidikan saja. Termasuk kategori lomba yang dipertandingkan juga ditambah,” beber dia.
Terpisah, Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri berharap dengan adanya event seperti ini, ke depan bisa memunculkan bibit-bibit unggul Pencak Silat dari Gresik.
“Mudah-mudahan Pencak Silat bisa membawa Gresik ke kancah olahraga yang go internasional,” tandas dia.
Komentar telah ditutup.