GRESIK, Berita Utama- Kasus pembobolan rekening terjadi di Gresik. Choif Suhendro harus kehilangan uang dalam rekeningnya di BCA sebesar Rp 354 juta. Padahal, uang dalam rekening warga tersebut akan dipakai sebagai modal usaha. Kini, warga Desa Asempapak Kecamatan Sidayu, Gresik tersebut masih menunggu kepastian dari pihak perbankan dan kepolisan.
“Sudah saya laporkan ke Polda Jatim. Makanya, saya juga konfirmasi ke kantor cabang BCA Gresik,”ujar dia kepada awak media setelah konfirmasi ke kantor cabang BCA Gresik di Jalan RA Kartini, Kamis (20/07/2023)
Choif Suhendro menceritakan kronoligis kejadian berawal aplikasi MyBCA yang dimiliki error dan ID terblokir sehingga tak bisa digunakan pada Senin (17/07/2023). Kemudian, dia mendatangi BCA Gresik Kota Baru (BCA) dan sudah diperbaiki sehingga bisa digunakan transaksi.
“Lalu, saya menarik uang sebesar Rp 1 juta. Pada malam harinya, saya juga mentransfer ke teman melalui e-banking sebesar Rp 500 ribu,”jelasnya.
Keesokan harinya, Choif Suhendro hendak menarik uang melalui ATM, tetapi tak berhasil. Ketika di cek saldonya, ternyata nol. Begitu juga nomer rekening lainnya, juga sudah amblas dibobol.
” Setelah saya cek, berpindah uang saya berpindah ke rekening orang lain. Ada empat nama yang membobol,”papar dia.
Kemudian, permasalahan tersebut di laporkan ke Polda Jatim yang telah dibuatkan surat penerimaan pengaduan. Choif Suhendro juga berusaha mendatangi ke kantor cabang BCA Gresik untuk meminta klarifikasi.
“Sudah ditemui oleh customer service dan dijanjikan selama sepekan ke depan untuk informasi lebih lanjut,”tandas dia.
Sayangnya, pihak kantor cabang BCA Gresik enggan memberikan konfirmasi terkait nasabah yang merasa rekeningnya dibobol tersebut
Komentar telah ditutup.