GRESIK, Berita Utama – Pencairan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gresik dan atlet Gresik yang berlaga di National Paralympic Comitte of Indonesia (NPCI) maupun reward kepada para pelatih dan atlet asal Gresik yang memperkuat Indonesia di ajang Sea Games Kamboja 2023.
Namun, informasinya dikabarkan reward kepada para pelatih dan atlet asal Gresik yang memperkuat Indonesia di ajang Sea Games Kamboja 2023, cair secepatnya dilakukan sebelum keberangkatan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menjalankan Ibadah Haji.
“Pak Bupati, bilangnya sebelum berangkat haji. Kalau tidak salah, berangkatnya tanggal 14 Juni ini. Berarti tinggal besok,” kata Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disparekrafbudpora Gresik Ahmad Dharief Dahlawy kepada beritautama.co, Senin (12/06/2023).
Ditambahkan Dharief, pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi dan komunikasi intens dengan KONI Gresik.
“Pak Bupati mintanya Selasa (13/06/2023), ini kita masih komunikasikan lagi dengan KONI,” imbuh dia.
Sebagaimana diketahui, beberapa pelatih dan atlet asal Gresik yang mengikuti Sea Games 2023 diantaranya yakni, Abdul Haq Habiburrohim Pelatih Timnas Hoki Indoor, beserta empat atlet hoki yakni llham Wiranata, Andrea, Guntara Adi Very Sandrea, Ferdian Fathur Rahman, dan M Hendri Firdaus. Kemudian, atlet Voli Pasir Nur Atikasari, pemain Timnas voli indoor putri Mediol Stevany Yoku, pelatih Timnas Wushu Sanda Lettu Mukhlis, serta atlet Timnas pebalap sepeda MTB Muhammad Andy Royyan.
Sedangkan pencairan dana hibah KONI Gresik dan atlet Gresik yang berlaga di NPCI, Ahmad Dharief Dahlawy mengaku belum bisa memastikan. Alasannya, berkas pengajuan masih dalam proses koreksi internal di Subbag Keuangan Disparekrafbudpora Gresik.
“Sudah kami taruh di Subbag Keuangan sejak Minggu lalu. Sudah proses koreksi di Subbag Keuangan, tapi belum kami taruh di BPPKAD (Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah),” terang dia.
Menurutnya, pencairan dana yang akan dilakukan menyesuaikan dengan skala prioritas.
“Karena Subbag keuangan mengejar pencairan yang jadi prioritas. Kalau berkas KONI dan NPCI kan sudah ditandatangani Pak Bupati. Tinggal diproses di internal sini, setelah selesai akan ditandatangani kepala dinas, dan kemudian tinggal ditaruh di BPPKAD,” tutur dia.
Saat ditanya seberapa lama waktu dalam proses koreksi yang sedang dilakukan saat ini, pihaknya belum bisa memastikan.
“Sudah saya tagih lagi, mudah-mudahan secepatnya bisa selesai,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kepala BPPKAD Gresik A. M. Reza Pahlevi membenarkan bahwa, pihaknya belum menerima berkas dari dinas terkait.
Komentar telah ditutup.