SUMENEP – Beritautama.co – Bupati Sumenep Achmad Fauzi resmi meluncurkan Mal Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai sektor perekonomian masyarakat di Kabupaten Sumenep, Senin (27/06/2022) kemarin.
Peresmian tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pihak, yakni di antaranya Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Kapolres Sumenep, Dandim 0328/Sumenep, Kejari Sumenep, sejumlah OPD, camat, dan sejumlah undangan lainnya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, dibangunnya Mal UMKM di Kabupaten Sumenep merupakan suatu lokus yang perlu diperhatikan dan dikembangkan oleh semua pihak. Sebab menurutnya, dengan adanya Mal UMKM ini akan menjadi embrio yang nantinya bakal naik kelas ke tingkat regional, nasional, dan internasional.
“Nantinya, Mal UMKM ini bakal dikembangkan di beberapa titik, namun pusatnya tetap berada di sini (Sumenep, red),” ungkapnya.
Ketua DPC PDIP Sumenep itu melanjutkan, sejauh ini pihaknya sudah meminta elemen terkait agar produk UMKM yang tersedia dan dipasarkan melalui mal tersebut tidak hanya menampung dari hasil UMKM daratan. Namun, wilayah kepulauan juga perlu ditarik.
“Kita tahu, produk UMKM kepulauan juga memiliki barang yang bagus, jadi dipandang perlu untuk dipasarkan di Mal UMKM ini,” imbuhnya.
Terakhir, orang nomor satu di Pemkab Sumenep itu mengharapkan agar produk UMKM di Sumenep tidak hanya dipasarkan dengan sistem manajemen tradisional. Akan tetapi, kata dia, perlu dicoba pemasaran dengan sistem pasar modern seperti penjualan online.
“Kalau sistem pemasaran dilakukan offline dan online, tentu saja efek keberhasilannya bisa dinikmati oleh pelaku UMKM secara langsung, karena yang membeli bukan hanya lokal Sumenep saja, melainkan dari luar daerah juga ikut membeli,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bojonegoro Ainur Rasyid meminta agar pelaku UMKM di Sumenep supaya terus mengembangkan produknya sesuai dengan kriteria di wilayah binaannya masing-masing.
“Para pelaku UMKM hendaknya terus mengasah semangat dan meningkatkan hasil produk usahanya,” pesannya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa untuk sementara ini produk yang ditampilkan pada Mal UMKM Sumenep yakni di antaranya makanan dan minuman ringan, kerajinan batik, kerajinan ukir, handy craft, keris, dan jamu tradisional.
“Pemasok barang tersebut dari berbagai macam paguyuban UMKM yang ada di Sumenep,” pungkasnya.
Perlu diketahui, alamat lokasi Mal UMKM Sumenep berada di bekas Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sumenep.
Adapun di dalamnya banyak menyediakan beragam produk UMKM seperti batik dan makanan khas Kabupaten Sumenep. (san/zar)