GRESIK, Berita Utama- Saat ini, terdapat sekitar 290 desa atau mayoritas desa di Kabupaten Gresik yang berstatus mandiri. Status mandiri secara de yure tersebut diberikan oleh Kementerian Desa :Percepatan Pembangunan Desa Tertinggal (Kemendesa PDTT ) RI.
Jelang transisi kepemimpinan nasional, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir meminta pemerintahan desa (Pemdes) harus melakukan antisipasi dengan berbagai inovasi agar desa benar mandiri berdasarkan fakta atau de facto.
“Apakah desa-desa yang berstatus mandiri tersebut memang benar – benar mandiri secara de facto?. Atau hanya statusnya saja yang mandiri. Itu yang harus dilakukan antisipasi jelang transisi kepemimpinan nasional,”tandas dia dalam sambutannya ketika persemian central market Buyos yang dilakukan pemerintah Desa Yosowilangun Kecamatan Manyar, Rabu (16/10/2024).
Sebab, pihaknya kuatir ada salah tafsir dari kepemimpinan nasional terkait status mandiri secara catatan administrative (de yure) dengan kenyataan di lapangan (de facto). Misalnya, kemungkinan potensi alokasi dana desa (DD) dari APBN yang nilainya turun.
“Kalau sebelumnya, DD sekitar Rp 1 miliar perdesa, akan turun jumlahnya. Karena diangap desa sudah mandiri, padahal kenyataannya belum. Ini harus diperhatikan dan diantisipasi.”tukas dia.
Maka, langkah yang dilakukan Pemdes Yosowilangon dengan membangun unit usaha central market patut diapresiasi. Apalagi, menyediakan tempat usaha bagi warga juga akan memberikan pemasukan yang untuk anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Yosowilangun untuk pembangunan.
“Keberadaan Buyos ini akan menjadi komponen yang menunjang kemandirian Desa Yosowilangun,” sambung Syahrul.
Pihaknya meminta Pemdes Yosowilangun untuk tetap berkomunikasi dengan pihak dewan dan pemerintah daerah dalam rangka mencari solusi atas permasalahan – permasalahan di Desa Yosowilangun.
“Saya dapat masukan soal di Desa Yosowilangun ini, seperti soal posyandu, jaringan saluran air yang sering banjir saat hujan, status tanah di Yosowilangun ini. Sehingga perlu komunikasi intens, agar bisa mencapai atau ada solusi yang bisa dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan,” sambung Syahrul.
Sekedar diketahui, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar meresmikan unit usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) berupa central market. Unit usaha tersebut berkonsep central food court yang menyediakan beraneka jajanan dan kebutuhan pokok tersebut berada di lokasi strategis, di Jalan Kalimantan GKB, berdiri di atas tanah TKD Desa Yosowilangun. Central Market tersebut diresmikan Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir bersama Kepala Desa Abdur Rosyid dan tokoh masyarakat setempat
Komentar telah ditutup.