GRESIK, Berita Utama- Konsolidasi yang dibalut dalam safari politik dan silaturahmi, intens dilakukan DPC PKB Gresik untuk mensosialisasikan Calon Bupati (Cabup) M Syahrul Munir yang diusung PKB dalam Pilkada Gresik 2024. Pada akhir pekan kemarin, Cabup M Syahrul Munir menyapa warga dan kader PKB di empat Kecamatan berbeda.
Seperti di Kecamatan Sidayu, M Syahrul Munir berinteraksi dengan para kader penggerak desa PKB di Desa Kertosono. Begitu juga di Desa Bolo Kecamatan Ujungpangkah. Syahrul memaparkan visi-misi dan program yang ditawarkan kepada kader PKB di level ranting untuk disebarluaskan ke masyarakat setempat. Selain itu, Syahrul Munir juga belanja masalah yang bakal diakomodir ketika menjabat sebagai Bupati Gresik. Cabup M Syahrul Munir juga menghadiri Diklatsar Ansor-Banser di Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah.
Agendanya masih berlanjut dimana Cabup M Syahrul Munir mendengar keluh kesah warga di Kecamatan Kebomas, dan silaturahmi dengan pengurus ranting PKB Kecamatan Duduksampeyan..
Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosyadi menyampaikan, silaturahmi dengan kader ranting tersebut dilakukan dalam rangka memaparkan tawaran program yang diusung M Syahrul Munir sebagai calon Bupati. Program dengan tema besar Gresik Mentas (Menuju Tuntas) tersebut meliputi seluruh sektor problem masyarakat Kabupaten Gresik.
“Mulai problem kemiskinan, pendidikan, lapangan kerja, dan lainnya. Semua dijelaskan kepada kader-kader PKB untuk kemudian disampaikan ke masyarakat dari pintu ke pintu. Kami beri penugasan pada kader ranting untuk mengenalkan sosok Syahrul Munir dan program yang ditawarkan,” jelas Imron dengan nada serius,Senin (15/07/2024).
Sementara itu, Cabup M Syahrul Munir menyampaikan, hajatan pilkada yang kemudian disikapi partai PKB dengan menugaskannya adalah urusan dan kepentingan lembaga. Maka, selain terjun langsung menyapa masyarakat dan belanja masalah, diharapkan kader dan simpatisan PKB bergerak solid melakukan sosialisasi dan mengenalkan Cabup yang diusung PKB kepada warga.
“Sebagai individu saya ini kecil dibandingkan dengan kekuatan partai. Karena itu dalam menghadapi kontestasi Pilkada ini tidak bisa dilakukan individu, melainkan dengan gerakan bersama, bareng-bareng untuk memenangkan Pilkada,” katanya.

Syahrul menyampaikan, hal ini sesuai dengan fungsi partai politik yang menghimpun dan membina kader untuk memiliki kesadaran politik, sehingga siap menjalankan instruksi politik seperti memenangkan Pilkada.
“Tinggal nanti kemenangan yang diraih harus diarahkan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat, dan untuk menciptakan kemaslahatan umum,” pungkas dia.
Komentar telah ditutup.