GRESIK, Berita Utama – Sebagian pelanggan Perumda Giri Tirta di Kecamatan Cerme mengeluhkan karena distribusi air mati karena ada kebocoran sambungan pipa Perumda Giri Tirta, tetapi tidak bisa memberikan solusi yang konkret.
“Bolak-balik air di sini mati semenjak ada proyek pelebaran jalan di Cerme. Yang sekarang ini, sudah semingguan mati. Kenapa kok dari PDAM gak ada solusi? Kok tidak menyuplai air ke warga yang terdampak?,” kata Wenda Febrianti (37), warga Perumahan Alam Singgasana, Desa Betiting Kecamatan Cerme Selasa (19/12/2023).
Dia juga telah berupaya mendatangi kantor Pelayanan Perumda Giri Tirta Cabang Cerme untuk menanyakan solusi untuk mengatasi kekurangan air tersebut.
“Tadi, saya tanya ke petugas di sana. Katanya disuruh tanya langsung ke sopir tangkinya. Lah, terus di sopir tangki nanti diminta bayar Rp 200 ribu. Apa mereka tidak menyediakan tangki gratis sebagai kompensasi ?,” imbuhnya dengan kesal.

Terpisah, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, warga yang terdampak bisa menghubungi kantor cabang wilayah untuk mengajukan bantuan air.
“Untuk bantuan tangki daerah terdampak pelayanan bisa berhubungan dengan humas atau kacab wilayah masing-masing, dan tidak dipungut biaya sama sekali. Gak tau lagi kalau itu bukan tangki PDAM,” tandasnya.
Komentar telah ditutup.